Sayangnya, Kiana yang terlanjur jatuh hati memilih mengabaikan peringatan tersebut. Seiring waktu, hubungan mereka mulai berubah arah. Rafa mulai menuntut timbal balik dari perhatian yang ia berikan pada Kiana.
Pada suatu malam, Rafa mengajak Kiana pergi hingga perempuan itu kehilangan kesadaran. Keesokan paginya, dia terbangun di sebuah kamar hotel tanpa mengingat apa yang telah terjadi.
Kiana tidak tahu bahwa apa yang terjadi di kamar hotel itu sebenarnya direkam oleh Rafa. Video itu kemudian digunakan Rafa untuk mengontrol Kiana. Sejak itu, sikap Rafa berubah drastis.
Ia menjadi dingin dan menjauh, sementara Kiana justru semakin terikat secara emosional. Beberapa bulan kemudian, Kiana mengetahui bahwa dirinya hamil.
Kabar kehamilannya bahkan tersebar di kampus yang membuat nilainya anjlok, aktivitas organisasi terhenti, dan beasiswanya terancam. Ketika Kiana menuntut tanggung jawab, Rafa justru menolak dan menyangkal segalanya.