Kementerian bertanggung jawab memberikan dukungan melalui program mikro sinema. Walaupun masih kurang dari segi kuantitas, namun setiap tahun pemerintah akan terus berupaya membagikan peralatan pemutaran film kepada komunitas sehingga mereka bisa melakukan berbagai kegiatan yang mendukung perkembangan film di Indonesia.
Hilmar juga mengajak agar industri film bisa lebih memperhatikan sektor jangkauan penonton. Distribusi film diharapkan bisa sampai ke lapisan masyarakat desa.
“Katakanlah sudah selesai di bioskop, kalau income generatingnya sudah terpenuhi ya boleh dong pergi ke banyak tempat sehingga apresiasi masyarakat secara keseluruhan semakin meningkat. Tujuan primernya adalah meningkatkan apresiasi masyarakat, di samping ada pertimbangan komersial yang sekunder,” ujarnya.
Hilmar mengharapkan perfilman di Indonesia bisa semakin maju. Film harus komunikatif dengan pasar yang lebih luas. Berbagai diskusi diperlukan untuk mengetahui perkembangan audiens Indonesia dan global. Jika dipelajari dengan baik, ini bisa jadi masukan dalam menembus pasar.
(ltb)