JAKARTA - Festival Film Bulanan mengajak sineas yang berada di wilayah Banten dan Jawa Barat untuk mendaftarkan film pendeknya.
Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno. Ia mengajak para sineas agar berani berkompetisi melalui karya film pendek.
“Sudah saatnya film karya sineas lokal mendapat kesempatan masuk industri, menjadi penggerak ekosistem perfilman untuk membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi pelaku ekonomi kreatif Tanah Air," ujar Sandiaga.
Misi Festival Film Bulanan
Sandiaga berharap dengan ikut ajang kompetisi seperti Festival Film Bulanan ini, karya-karya terbaik anak bangsa dapat diarahkan, difasilitasi, disediakan akses, dan diantarkan menuju industri perfilman profesional.
Harapan tersebut berusaha diwujudkan oleh Festival Film Bulanan. Sebuah ajang festival film pendek yang akan memilih dua karya terbaik setiap bulannya, fiksi maupun dokumenter yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia.
Pendaftaran Festival Film Bulanan dibuka berdasarkan sistem zonasi. Bulan Maret pendaftaran dibuka khusus untuk wilayah Banten dan Jawa Barat. Masa pendaftaran dimulai tanggal 2 sampai 12 Maret mendatang.
Festival Film Bulanan juga mengadakan serangkaian kegiatan yang bisa diikuti oleh para sineas, baik kegiatan online maupun offline, seperti Siaran (Sineas Tukar Pikiran), Workshop Perfilman, Sinema Keliling, serta Screening dan Talkshow.
Dijelaskan Sandiaga lebih lanjut, dengan mengikuti Festival Film Bulanan ini, para sineas bisa mendapatkan banyak manfaat, seperti berjejaring dengan komunitas film dan pegiat festival film lainnya, serta terbukanya peluang untuk mendapatkan pendanaan produksi film.