Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Irfan Ramadhani, Pecinta Alam Difabel yang Kini Jadi Aktivis demi Perjuangkan Hak

Sukainah Hijarani , Jurnalis-Selasa, 20 Desember 2022 |08:52 WIB
Irfan Ramadhani, Pecinta Alam Difabel yang Kini Jadi Aktivis demi Perjuangkan Hak
Irfan Ramadhani (Foto: Youtube CameoProject)
A
A
A

JAKARTA - Didirikan oleh Martin Anugrah dan Andry Ganda pada tahun 2008, CameoProject adalah konten kreator YouTube yang terkemuka di industri, berfokus pada produksi konten video multi-genre, seperti komedi, kids, dan musik.

Channel CameoProject di YouTube telah menghasilkan lebih dari 1,14 juta subscribers dengan lebih dari 177 juta views. Salah satu segmen paling berkesan di channel ini yaitu ‘Cerita Tentang’, di mana seorang narasumber menceritakan kisah hidupnya yang penuh inspirasi.

Pada video dalam segmen ‘Cerita Tentang’ yang diunggah kali ini, seorang pria bernama Irfan Ramadhani menceritakan pengalaman dirinya sebagai difabel. Dirinya mengatakan bahwa saat melakukan olahraga wall climbing di ketinggian 10 meter, Irfan mengalami kecelakaan yang mengakibatkan dirinya lumpuh sebagian, dan hanya tangan serta kepala saja yang bisa digerakkan.

Irfan Ramadhani

“Tapi saat itu saya mengalami sadar, dan benar-benar sakit banget dan itu langsung ke punggung soalnya, di tulang belakang. Jadi itu yang membuat saya menjadi lumpuh dan menjadi difabel kayak gitu,” jelas Irfan.

Irfan bahkan mengakui bahwa dirinya sempat ingin melakukan bunuh diri karena tidak kuat menghadapi cobaan yang diberikan oleh Tuhan. Ia pun menjadi trauma dengan ketinggian dan wall climbing.

Saat ini, Irfan menjadi salah seorang aktivis difabel. Hal ini terjadi saat dirinya melihat banyak difabel-difabel lain yang hidupnya mungkin lebih terpuruk dari dirinya.

“Jadi mungkin pernah berpikir bahwa ketika kita melihat orang di atas kita tidak akan ada habisnya. Ketika kita menunduk ke bawah itu kita akan selalu bersyukur. Dari situlah gue merasa banyak teman-teman, rekan-rekan difabel yang hidupnya harus disemangati oleh teman-temen di luar difabel, jadi di situlah hati saya bergerak untuk sosialnya juga,” ungkapnya.

“Bahwa kalo misalkan Tuhan itu menciptakan manusia dengan setara. Jadi tidak ada manusia yang cacat,” tambahnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement