Share

Laporkan Dugaan Pembajakan Film Mencuri Raden Saleh, Rumah Produksi Alami Kerugian Besar?

Ravie Wardani, MNC Portal · Kamis 22 September 2022 13:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 22 206 2672642 laporkan-dugaan-pembajakan-film-mencuri-raden-saleh-rumah-produksi-alami-kerugian-besar-Og70GBiMKv.jpg Muhammad Aris Marabessy di Polda Metro Jaya (Foto: MPI)

JAKARTA, MPI - Visinema Pictures melaporkan 7 situs ilegal atas dugaan pembajakan film Mencuri Raden Saleh (MRS) ke Polda Metro Jaya. Atas perbuatan tak bertanggungjawab ini, rumah produksi pimpinan Angga Dwimas Sasongko itu mengalami kerugian besar. 

Hal ini disampaikan oleh Muhammad Aris Marabessy, kuasa hukum Visinema Pictures. Betapa tidak, MRS yang baru tayang pada Agustus lalu sudah beredar luas disejumlah portal daring menonton film ilegal.

"Pastinya banyak ya kerugian materilnya," kata Muhammad Aris Marabessy kepada awak media. 

Kendati begitu, Aris belum bisa merincikan nilai kerugian yang dialami rumah produksi tersebut. Yang pasti, kata Aris, para pemain MRS merasa kecewa bahkan sakit hati mengetahui insiden tersebut.

"Kita pekerja kreatif membuat karya, dan dibuat oleh ratusan pekerja itu pasti ada perasaan kecewa sakit hati, itu yang kami rasakan," ujar Aris. 

 BACA JUGA:Perlihatkan Bagian Sensitif Disebut Strategi, Pinkan Mambo: Aku Gak Sepintar Itu

BACA JUGA:Area Sensitif Terekspos saat Manggung, Ini Penjelasan Pinkan Mambo

Kasus tersebut telah ditangani kepolisian Polda Metro Jaya dan terdaftar dengan nomor perkara LP B/4844/IX/2022/SPKT/POLDA METRO JAYA. Aris juga menjelaskan Pasal yang diduga dilanggar oknum tak bertanggungjawab tersebut.

"Terkait Pasal 113 Undang Undang Hak Cipta dan UU ITE pasal 32 juncto Pasal 28. Ancaman maksimalnya 10 tahun dan denda Rp10 miliar," kata Aris.

Sejauh ini, pihaknya baru melaporkan 7 portal daring menonton film ilegal ke polisi. Namun, tak menutup kemungkinan jumlah portal tersebut bisa bertambah seiring berjalannya proses penyelidikan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini