Share

Dituding Lakukan Penggelapan, Krisna Mukti Laporkan Balik Tessa Mariska ke Polisi

Ravie Wardani, MNC Portal · Selasa 07 Juni 2022 13:10 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 07 33 2607084 dituding-lakukan-penggelapan-krisna-mukti-laporkan-balik-tessa-mariska-ke-polisi-MP5hZnqLTg.jpg Krisna Mukti (Foto: Ravie/MPI)

AKTOR senior Krisna Mukti melayangkan laporan balik terhadap Tessa Mariska ke Polda Metro Jaya pada Senin, 6 Juni 2022. Laporan tersebut secara resmi ia layangkan usai dirinya dituduh menggelapkan uang arisan senilai Rp724 juta.

Dari pantauan MNC Portal Indonesia, Krisna Mukti hadir di Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya pada pukul 20.00 WIB. Tak sendiri, Krisna hadir didampingi kuasa hukumnya, Hendra, dan manajernya, Astrid.

Setelah membuat laporan polisi selama nyaris tiga jam, Krisna Mukti pun memberikan tanggapannya terkait masalah tersebut.

Menurut sang kuasa hukum, laporan ini dibuat berdasarkan pemberitaan yang beredar di media massa terkait nama baik kliennya. Dia juga menilai, tuduhan yang dilayangkan Tessa Mariska tidak sesuai dengan fakta hukum yang ada.

"Kami lawyernya pak Krisna dan mbak Astrid, jadi kami melaporkan balik apa yang ada di media massa. Karena tidak sesuai dengan fakta hukum yang ada, makanya kita membuat laporan ini," kata Hendra, kuasa hukum Krisna Mukti di Polda Metro Jaya, Senin, 6 Juni 2022 kemarin.

Aktor berusia 53 tahun tersebut pun membantah tudingan yang menyebut dirinya membawa kabur uang arisan senilai ratusan juta. Krisna bahkan mengatakan tudingan tersebut terkesan mengada-ada. Ia pun mengklaim mengalami sejumlah kerugian usai dilaporkan Tessa Mariska beberapa waktu lalu.

Krisna Mukti

"Intinya apa yang dituduhkan ke saya itu tidak benar sama sekali. Saya dianggap penipu, dianggap menggelapkan uang arisan apalagi jumlahnya ratusan juta," ujar Krisna Mukti.

"Itu terlalu mengada-ngada dan terlalu dibuat-buat, sama sekali tidak benar dengan fakta yang ada. Saya tadinya tidak mau melaporkan balik, cuma beberapa hari ini saya banyak dirugikan secara nama baik, dalam pekerjaan juga, jadi mau tidak mau saya terpaksa melaporkan balik saudari TM ke Polda," sambungnya.

Adapun laporan yang dibuat Krisna Mukti terhadap Tessa Mariska tertuang dalam nomor LP/B/2758/VI/2022/SPKT/POLDA METRO JAYA. Sementara itu, laporan atas kasus yang sama juga dilayangkan Astrid terhadap Tessa Mariska.

Baca Juga: 50 Tahun Berkarya, Indomie Konsisten Hidupkan Inspirasi Indomie untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

Laporan itu pun tertuang dalam nomor LP/B/2760/VI/2022/SPKT/POLDA METRO JAYA. Pasalnya, Astrid juga merasa dirugikan atas kejadian tersebut.

"310 dan 311, soal pencemaran nama baik. Cuma beda fakta hukumnya aja. Ini belum kita gali mengenai yang IT, karena ada kata-kata kasar yang disampaikan oleh TM kepada Astrid," jelas Hendra.

Sekedar informasi, kejadian bermula saat Krisna Mukti, Tessa Mariska dan beberapa orang lain melakukan arisan sejak Desember 2018. Namun aktivitas itu terhenti di Januari 2021.

Sayang, masih ada lima orang yang belum mendapat hak warisan tersebut. Nilai kerugiannya pun ditaksir mencapai Rp 724,6 juta. Tessa Mariska yang juga bertindak sebagai ketua meminta pertanggung jawaban para terlapor.

"Aku punya bukti semua di sini (handphone). Gue nggak pernah menghilangkan barang bukti," ujar Tessa Mariska di kawasan Jakarta Timur, belum lama ini.

Atas kasus ini, polisi menjerat dengan Pasal 378 dan atau 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini