Share

Adam Deni Pesimis Bebas, Berharap dapat Keringanan Hukuman di Sidang Tuntutan

Ravie Wardani, Jurnalis · Senin 30 Mei 2022 10:16 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 30 33 2602349 adam-deni-pesimis-bebas-berharap-dapat-keringanan-hukuman-di-sidang-tuntutan-7VYxU4WtLH.jpg Adam Deni (Foto: Instagram)

PEGIAT media sosia, Adam Deni (AD) siang ini, Senin (30/5/2022) akan menjalani sidang tuntutan atas kasus dugaan pengunggahan dokumen tanpa izin. Rencananya, Adam Deni akan menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara, sekitar pukul 13.00 WIB.

Melalui kuasa hukumnya, Heryanto, Adam Deni hanya berharap mendapat tuntutan yang ringan. Pasalnya, Heryanto sendiri cukup meyakini bahwa Jaksa Penuntut Umum (JPU) tak akan menuntut bebas sang klien.

"Biasa aja persiapannya berharap jaksa nuntutnya seringan-ringannya agar suasana tidak makin panas, kan enggak mungkin dia nuntut bebas, kalau saya harapannya hakim putusannya bebas," kata Heryanto saat dihubungi awak media, Senin (30/5/2022).

Lebih lanjut, pengacara Adam Deni tersebut menjelaskan hal yang akan meringankan tuntutan kliennya. Menurutnya, ada tindak pidana yang dilakukan pihak pelapor terkait pembayaran pajak dalam kegiatan jual beli sepeda.

Adam Deni

"Karena kan kemarin sidang pemeriksaan terdakwa sudah jelas, terdakwa 2 Ni Made mengatakan benar pembelian sepeda itu tidak membayar pajak, kan ini dia mengungkapkan suatu peristiwa dugaan tindak pidana yang jelas ada kerugian negara, kan menyelamatkan uang negara kalau diartikan seperti itu kan," jelasnya.

"Fakta waktu itu di persidangan lho, di persidangan dia mengungkapkan hal itu dan yang mengatakan itu penjual langsung," pungkasnya.

Seperti diketahui, Adam Deni dan Ni Made Dwita didakwa telah melakukan transmisi dokumen elektronik orang lain yang bersifat rahasia milik Ahmad Sahroni. Disidang sebelumnya, Adam Deni mengaku lupa tak memburamkan alias blur nama Wakil Ketua Komisi III DPR RI tersebut pada konten yang diunggahnya lewat media sosial.

Adam Deni mengatakan dokumen Sahroni ia dapatkan dari rekannya Ni Made Dwita yang melakukan transaksi jual beli sepeda mewah secara langsung dengan Sahroni.

Jaksa kemudian mendakwa Adam Deni dan Ni Made Dwita dengan Pasal 48 Ayat (3) jo Pasal 32 Ayat (3) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini