Share

Keluarga Dorce Gamalama Rebutan Warisan, Kuasa Hukum Buka Suara soal Kecurangan

Selvianus, MNC Portal · Rabu 30 Maret 2022 13:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 30 33 2570223 keluarga-dorce-gamalama-rebutan-warisan-kuasa-hukum-buka-suara-soal-kecurangan-rDwuacKLUe.jpg Dorce Gamalama. (Foto: Instagram)

KELUARGA Dorce Gamalama disebut-sebut mulai rebutan warisan. Kuasa Hukum Ibu Elita, Husni Thamrin, angkat bicara soal kecurangan dalam pembagian harta dan ahli waris sang artis.

Husni Thamrin menduga indikasi kecurangan dalam ahli waris Dorce Gamalama itulah, membuat kliennya merasa geram. Sebab dirinya dikesampingkan dalam proses pembagian ahli waris mendiang Dorce.

Tak hanya itu, Husni Thamrin pun mempertanyakan perkataan Kuasa Hukum Dorce Gamalama, yang beberapa waktu lalu. Sempat mengatakan surat wasiat akan dibuka sebelum 40 hari kematian Dorce.

"Bagaimana mungkin 40 hari buka wasiat, itu nggak logika hukum atau logika siapa. Tentu pribadi, kami keluarga kandung sangat keberatan. Karena hak uang yang diberikan bukan harta warisan tapi semuanya untuk kesembuhannya," ujar Husni Thamrin, saat ditemui di kawasan Gambir Jakarta Pusat.

Dengan adanya indikasi kejanggalan, Husni Thamrin mengatakan siap melaporkan oknum-oknum yang diduga ke Dewan Kehormatan Hakim. Jika adanya pihak-pihak terlibat memanfaatkan persoalan keluarga tersebut.

Menurutnya polemik ahli waris Dorce sebenarnya tidak dipermasalahkan. Pasalnya pihak Ibu Elita telah membuka keinginan untuk berbicara persoalan itu secara keluarga.

"Pemberitaan tadi pagi saya dengar. Akan dibuka satu atau 40 hari, itu enggak wajar. Jadi secara etik dia menyampaikan itu akan saya laporin ke Dewan Kehormatan," katanya.

 

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Lebih lanjut, Husni juga membeberkan hubungan Ibu Elita saudara kandung mendiang Dorce Gamalama dan anak-anak angkatnya belakangan merenggang. Sebab komunikasi mereka putus usai paska persoalan ahli waris mencuat.

Ia juga menyayangkan kalau kliennya sudah bersikap legowo dan mau diatur sesuai dengan hukum Islam yang berlaku. Sehingga persoalan ahli waris tidak melebar dan menjadi konsumsi publik.

"Pada prinsipnya sampai data ini tidak. Karena saya mengetahui dari pembicaraan dari WA. Padahal ahli waris legowo kalau hukum Islam, tidak ada ya sudah gitu," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini