Share

Dirugikan Kasus Dokter Richard Lee, Kartika Putri: Anak-Anak Saya Juga Dibully!

Intan Afika Nuur Aziizah, Jurnalis · Sabtu 19 Maret 2022 16:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 19 33 2564392 dirugikan-kasus-dokter-richard-lee-kartika-putri-anak-anak-saya-juga-dibully-FrERdeOQ4o.jpg Kartika Putri (Foto: IG Kartika Putri)

JAKARTA - Kartika Putri mengaku merasa dirugikan atas kasus pencemaran nama baik yang dilakukan Dokter Richard Lee beberapa waktu lalu. Dokter Richard Lee diketahui sempat menyebut produk kecantikan yang diulas oleh Kartika Putri adalah kosmetik abal-abal.

Merasa tak terima, istri Habib Usman bin Yahya itu pun melayangkan somasi hingga melaporkannya kepada pihak kepolisian. Pasalnya, tudingan kosmetik abal-abal itu tak hanya mengganggu mentalnya, melainkan juga ke anak-anaknya yang kerap dirundung oleh teman-temannya.

Kartika Putri

"Saya terganggu karena saya punya keluarga besar, suami yang harus saya jaga nama baiknya karena pada saat itu opininya sangat luar biasa berakibat ke mental saya, anak-anak saya juga di bully," kata Kartika Putri saat ditemui di kawasan Cipete, Jakarta Selatan.

Selain berdampak pada kondisi mentalnya, karir dan citranya sebagai publik figur pun diakui ikut tercoreng akibat kasus tersebut. Oleh karena itu, kini dia kembali bersuara terkait kasus akses ilegal yang pernah dilakukan dokter Richard Lee pada 2021 lalu.

Artis yang disapa Karput itu membandingkan kasus Ahmad Sahroni yang melaporkan Adam Deni terkait akses ilegal dengan kasus dokter Richard yang juga menjadi tersangka kasus serupa. Adam yang dilaporkan anggota DPR saat ini sudah ditahan dan sedang menjalani persidangan, sementara dokter Richard masih melenggang bebas di luar sana.

Lantas, muncul pertanyaan di benak Karput, "Kenapa kasus yang sama perlakuan yang beda?". Padahal Richard sudah menjadi tersangka dua kali, yakni laporan dari pihak kepolisian sendiri terkait kasus akses ilegal dan menghilangkan barang bukti, serta laporan dari Karput atas pencemaran nama baik yang dilayangkan pada Desember 2020 silam.

Karput kemudian menyentil soal keadilan hukum bagi semua warga Indonesia. Dia meminta keadilan dari Kapolri Listyo Sigit untuk memproses kasusnya dengan baik dan berharap Dokter Richard Lee bisa dijebloskan ke penjara, sama seperti Adam Deni.

"Saya minta tolong untuk Bapak Kapolri dan Jendral Polisi Listyo Sigit untuk memperhatikan kasus ini dengan seksama karena dua kali tersangka ditangkap pak, dua kali ditangguhkan," kata Kartika Putri.

Tak hanya untuk dirinya sendiri, Kartika Putri menyebut kasus akses ilegal ini juga bisa menjadi pembelajaran bagi seluruh masyarakat Indonesia agar bisa menggunakan media sosial lebih bijak. Dengan begitu, warga Indonesia pun tahu siapapun yang melanggar hukum memang benar-benar akan mendapat hukuman yang setimpal.

"Mungkin dengan adanya tertangkap AD, RL yang akan segera menyusul, bisa menjadi pembelajaran yang berharga bagi masyarakat Indonesia, siapapun tanpa pandang bulu, apabila melakukan ilegal akses, berbuat pelanggaran hukum, ya akan dihukum," tandasnya.

Seperti diketahui, dokter Richard Lee memang sempat ditetapkan sebagai tersangka dengan dugaan melakukan pelanggaran tindak pidana yang diatur dalam Pasal 30 jo Pasal 46 UU ITE terkait akses ilegal dan/atau Pasal 231 KUHP dan/atau Pasal 221 KUHP tentang menghilangkan barang bukti.

Dari pasal tersebut, Richard Lee pun terancam hukuman maksimal 8 tahun penjara. Namun selang beberapa hari, dokter Richard dibebaskan karena pengajuan penangguhan penahanannya dikabulkan oleh pihak kepolisian.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini