Share

Polisi Tetapkan Aliff Alli Tersangka Kasus Pemalsuan Dokumen

Ravie Wardani, Jurnalis · Kamis 17 Februari 2022 10:42 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 17 33 2548613 polisi-tetapkan-aliff-alli-tersangka-kasus-pemalsuan-dokumen-d2vIu3W1M5.jpg Aliff Alli vs Aska Ongi (Foto: IG Aliff)

JAKARTA - Aktor Aliff Alli resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus pemalsuan dokumen oleh Polda Metro Jaya. Kasus tersebut dilaporkan mantan istrinya, Aska Ongi.

Aska Ongi selaku pelapor mengetahui hal ini dari Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) yang diberikan tim penyidik. Aktris dan model itu pun bersyukur setelah mengetahui Aliff resmi menjadi tersangka.

Aska Ongi dan kuasa hukum

"Jadi kita sudah menemui penyidik dan sudah mempertanyakan proses kelanjutan perkara yang dilaporkan Aska Ongi. Hari ini kita mendapatkan surat perkembangan hasil penyidikan. Di mana dalam surat tersebut tercantum bahwa penyidik sudah menggelar perkara dan terlapor mantan suami siri Aska Ongi sudah ditetapkan sebagai tersangka," kata Aulia Fahmi selaku kuasa hukum di Polda Metro Jaya, belum lama ini.

Aska pun berharap sang mantan kooperatif dengan pihak berwajib. Model cantik ini juga menyerahkan proses hukum sepenuhnya ke kepolisian.

"Alhamdulillah ya dia udah jadi tersangka. Silahkan bertanggung jawab atas perbuatannya itu," lanjut Aulia Fahmi.

Kendati begitu, Aliff Alli sempat melakukan upaya mediasi dengan Aska guna menyelesaikan prahara tersebut. Hanya saja, Aska selaku pelapor enggan dan memilih melanjutkan proses hukumnya.

"Kuasa hukum terlapor pernah mengirimkan surat untuk mediasi. Sikap kita, kita belum mau untuk bermediasi karena kita lihat sudah ada pengulangan perbuatan. Jadi kita tegak lurus supaya perkara ini sampai ke proses persidangan," tutur Aulia Fahmi.

"Tindak lanjut kita serahkan kepada penyidik kepolisian. Karena perbuatan ini bukan yang pertama kali, sebelumnya Aska juga pernah melaporkan terkait KDRT yang sudah dicabut," imbuh Aulia Fahmi.

Surat penetapan tersangka aktor asal negeri Jiran ini dikeluarkan oleh polisi pertanggal 15 Februari 2022. Aska Ongi lantas berharap polisi bisa segera mengamankan sang mantan atas kasus hukumnya.

"Kalau kita sebagai pelapor kita harap dapat dilakukan penangkapan dan penahanan. Selebihnya kita serahkan ke penyidik," jelas Aulia Fahmi.

"Karena beberapa waktu lalu sempat ada statement terlapor dan kuasa hukumnya menyatakan untuk aska ongi minta maaf. Kita melihat di sini ada perkara yang dicabut lalu ada perkara lagi. Kenapa kita yang harus minta maaf? Yang kedua ada pernyataan Aska Ongi cemburu. Ini kan memutarbalikkan fakta. Ikuti proses hukum, jadi kita harap semoga dia ikuti proses hukum," pungkasnya.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini