Share

Selain Rekor Muri, Ini Deretan Prestasi Dorce Gamalama

Siska Permata Sari, Jurnalis · Rabu 16 Februari 2022 17:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 16 33 2548312 selain-rekor-muri-ini-deretan-prestasi-dorce-gamalama-08JWrjoNgz.jpg Dorce Gamalama (Foto: IG Dorce Gamalama)

JAKARTA - Dorce Gamalama telah pergi untuk selama-lamanya pada Rabu (16/2/2022) pagi. Tetapi karya dan prestasi semasa hidupnya tetap mendapatkan tempat tersendiri di hati banyak orang.

Di industri hiburan, Dorce Gamalama bukanlah pemain baru. Dia adalah artis serba bisa yang telah berkecimpung di dunia entertainment sejak era 1980-an.

Sebelum terkenal sebagai seorang pembawa acara televisi, artis kelahiran Solok pada 21 Juli 1967 ini juga merupakan seorang penyanyi yang berhasil mencatatkan rekor di Museum Rekor Indonesia (MURI).

Dorce Gamalama

Ya, rekor tersebut diraihnya berkat meluncurkan sembilan album sekaligus dalam waktu lima bulan. Album tersebut melibatkan 74 artis dan itu menempatkan Dorce berada di posisi 1883 dalam daftar penerima penghargaan MURI.

Sebagai seorang penyanyi, Dorce rupanya mampu menyanyikan berbagai lagu dalam berbagai irama. Mulai dari jazz, cha-cha-chรก, rock, pop, dangdut, dan sebagainya. Dorce bahkan fasih membawakan lagu-lagu dalam bahasa asing seperti Inggris, Tionghoa, Belanda, Jerman, Perancis, Arab, India, dan lainnya.

Tak sampai di situ, Dorce Gamalama juga terjun di industri perfilman. Dia beberapa kali membintangi film sejak tahun 1989. Di antaranya saja Dorce Sok Akrab (1989), Dorce Ketemu Jodoh (1990), Mas Suka Masukin Aja )(2008), dan Hantu Biang Kerok (2009).

Selain film, artis bernama asli Dedi Yuliardi Ashadi ini juga beberapa kali membintangi judul sinetron. Mulai dari Incan, Encim, Oncom (2007) dan Kecil-Kecil Mikir Jadi Manten (2017).

Sebelum terkenal sebagai Dorce Gamalama, dia juga tercatat pernah berganti-ganti nama panggung. Di antaranya saja Dorce Ashadi, Dorce Urang Aring, Dorce Manice, Dorce Elkafeer, hingga akhirnya ia mantap menggunakan nama Dorce Gamalama.

Gamalama sendiri diketahui diambil dari suatu perjalanan saat menyanyi di Pulau Ternate bersama Benyamin Suaeb, di mana dia melihat Gunung Gamalama. Nama tersebut mulai diberlakukan sejak tahun 1984.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini