Share

Kena Sensor, Ending Film Fight Club Diubah di China

Dewi Aspara, Jurnalis · Kamis 27 Januari 2022 04:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 26 206 2538116 kena-sensor-ending-film-fight-club-diubah-di-china-97AsiMPsrh.jpg Brad Pitt di Fight Club (Foto: Everett Collection)

LOS ANGELES- Film Fight Club sepertinya harus memiliki akhir cerita yang berbeda di China lantaran mengalami sensor yang ketat. Hal tersebut diketahui setelah sejumlah penonton menyaksikan film itu melalui platform streaming China, Tencent Video.

Adegan akhir film tersebut dipotong karena dianggap memiliki plot anarkis oleh pihak berwenang. Di mana adegan akhir yang menampilkan gedung-gedung meledak, digantikan oleh pesan singkat dalam sebuah kartu.

Film Fight Club

โ€œPolisi dengan cepat mengetahui seluruh rencana dan menangkap semua penjahat, berhasil mencegah bom meledak. Setelah persidangan, Tyler dikirim ke rumah sakit jiwa untuk menerima perawatan psikologis. Dia keluar dari rumah sakit pada 2012,โ€ tulis kartu itu, dikutip dari Variety (26/1/2022).

Dalam film aslinya 1999, karakter narator Edward Norton membunuh alter egonya Tyler Durden (Brad Pitt) sebelum menyaksikan gedung-gedung terbakar dalam konfirmasi nyata bahwa rencananya untuk menghancurkan peradaban modern sedang dieksekusi.

Sensor China memang selalu waspada terhadap penggambaran yang mungkin mengganggu ketertiban sosial atau memberikan metode criminal. Mereka biasanya akan memotong atau memberikan catatan ketika pengeditan sebelum film layak dinyatakan layak tayang.

Ini bukan pertama kalinya China melakukan hal yang sama, film Bohemian Rhapsody juga dipotong sekitar tiga menit, menghilangkan semua referensi gay dari gambar. Sementara itu, Alien: Covenant kehilangan sekitar enam menit untuk kekerasan dan ciuman gay antara android.

Fight Club sebelumnya dilarang tayang di China karena peran Brad Pitt dalam film Seven Years in Tibet pada 1997 silam. Di mana karakternya berteman dengan Dalai Lama tak lama setelah invasi China ke Tibet.

Pemblokiran film-film aktor tersebut baru berakhir pada 2016 dengan dirilisnya film Allied yang diketahui sebagian dibiayai oleh China.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini