Share

Buntut Panjang Kasus Olivia Nathania, Polisi Bakal Panggil 4 Tersangka Baru

Ravie Wardani, Jurnalis · Jum'at 12 November 2021 15:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 12 33 2500842 buntut-panjang-kasus-olivia-nathania-polisi-bakal-panggil-4-tersangka-baru-FWYY0iGnaU.jpg Olivia Nathania (Foto: MPI)

JAKARTA - Kasus dugaan penipuan, penggelapan dan pemalsuan surat yang menyeret nama Olivia Nathania alias Oi terus bergulir. Diketahui, polisi bakal memanggil 4 nama lain yang akan ditetapkan sebagai tersangka baru.

"Ada 4 lagi nanti (akan dipanggil), hasil gelar yang akan ditetapkan sebagai tersangka, di sini kita terapkan pasal 55, 56, ikut serta membantu," kata Kabid Humas Brigjen Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (12/11/2021).

Baca Juga:

Usai Diperiksa 9 Jam, Anak Nia Daniaty Ditahan Polda Metro

Resmi Ditahan, Olivia Nathania Ajukan Penangguhan Penahanan

Olivia Nathania anak Nia Daniaty

Dari perkembangan kasus tersebut, Yusri menegaskan ke empat orang ini diduga berperan dalam membantu Oi melakukan tindak penipuan dan penggelapan. Yusri juga memaparkan ke empat calon tersangka ini berinisial FM, ES, R, dan SN.

Atas kasus tersebut, mereka terancam dua pasal 55 dan 56 KUHP dengan unsur kesengajaan membantu suatu tindakan penipuan.

"Kita sedang dijadwalkan manggil 4 orang tersebut. Yang pertama FM, ES, R, dan ketiga SN. Ini 55, 56, ikut membantu melakukan dengan pasal utama 372, 378, 263," katanya.

Sebagai pihak kepolisian, Yusri juga menyayangkan tindakan yang dilakukan Olivia Nathania. Dia juga mengaku iba terhadap korban yang diberikan janji manis oleh Oi. Mengingat jumlah korban juga tak sedikit yang mencapai 225 orang.

"Cukup banyak, bisa jadi pembelajaran juga pada masyarakat, bagi yang bersangkutan juga. Ini kasian cukup banyak korban yang ditipu dicalonkan sebagai PNS," pungkasnya.

Sebelumnya, Olivia Nathania kembali membuat geger publik setelah dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada 23 September 2021 atas tuduhan penggelapan, penipuan, dan pemalsuan surat. Para korban juga mengalami kerugian yang diperkirakan mencapai Rp9,7 miliar.

Laporan polisi tersebut tertuang dengan laporan bernomor LP/B/4728/IX/SPKT/Polda Metro Jaya tertanggal 23 September 2021.

Kini, Oi resmi ditahan sejak Kamis (11/11/2021). Belakangan terungkap, tim kuasa hukum juga telah mengajukan penangguhan penahanan kepada tim penyidik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini