Alec Baldwin Digugat Kru Film Rust atas Penembakan Tak Sengaja

Dewi Aspara, Jurnalis · Jum'at 12 November 2021 08:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 12 206 2500580 alec-baldwin-digugat-kru-film-rust-atas-penembakan-tak-sengaja-Rym0ol7w0y.jfif Alec Baldwin digugat kru film Rust (Foto: Reuters/ Carlo Allegri)

LOS ANGELES- Aktor Alec Baldwin digugat oleh kru film Rust, Serge Svetnoy atas penembakan tak sengaja yang dilakukan dirinya. Diketahui sang aktor tidak tahu senjata api yang digunakanannya berisi peluru hingga menewaskan sinematogarfer Halyna Hutchins pada Oktober silam. 

Pada 10 November silam, Svetnoy melalui pengacaranya telah mengajukan gugatan ke pengadilan Los Angeles. Gugatan tersebut tak hanya menyeret Alec Baldwin.

Alec Baldwin

BACA JUGA:

Rony Dozer Meninggal Dunia, Mieke Amalia: Rest In Love Sahabat

Ultah Ke-35 Andhika Pratama Ajak Ussy Sulistiawaty Honeymoon Lagi, Kode Tambah Momongan?

Gugatan juga ditujukan kepada David Halls selaku asisten sutradara yang menyerahkan pistol kepada sang aktor. Serta sutradara Hannah Gutierrez Reed, yang bertanggung jawab atas penggunaan senjata di lokasi syuting.

Melansir laman E! News, Jumat (12/11/2021) menurut dokumen yang diajukan, Svetnoy mengklaim peluru yang mengenai Hutchins dan Souza hampir mengenainya juga. Svetnoy mengatakan dia adalah orang pertama yang menenangkan Hutchins setelah ledakan pistol dan berusaha membuatnya tetap sadar sampai bantuan tiba.

Svetnoy menuntut sang aktor karena dirinya seharusnya mengecek lebih dulu senjata api yang ingin dipakai bersama dengan Halls dan mengklaim jika secara sadar seharusnya Alec Baldwin mengetahui betul keselamatan para pemain dan kru.

"Tugas ini meminta Terdakwa Baldwin untuk memeriksa ulang revolver Colt dengan Halls untuk memastikan bahwa itu tidak mengandung amunisi hidup, namun Alec seolah-olah menahan diri untuk tidak mengarahkannya ke siapa pun," bunyi tuntutan tersebut.

Selain itu, Svetnoy juga mengatakan dirinya mengenal Hutchins selama lebih dari lima tahun dan menganggapnya sebagai teman baik. Dia meminta jumlah ganti rugi yang tidak ditentukan dan menuntut keadilan bagi temannya tersebut.

Setelah insiden itu, Svetnoy juga mengatakan bahwa dugaan kelalaian para terdakwa telah menyebabkan dirinya mengalami tekanan emosional yang parah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini