Alasan Mark Natama Jadikan Pamungkas Panutan

Vania Ika Aldida, Jurnalis · Rabu 12 Mei 2021 02:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 11 205 2409234 alasan-mark-natama-jadikan-pamungkas-panutan-o5Jmg0ekTq.jpg Mark Natama (Foto: IG Mark Natama)

JAKARTA - Mark Natama runner up Indonesian Idol Special Season begitu mengidolakan sosok Pamungkas. Bagi Mark, Pamungkas merupakan sosok konseptor yang diidolakan, ada dalam diri pelantun I Love You But I'm Letting Go tersebut.

Pasalnya, seluruh lagu dalam albumnya merupakan hasil karya yang ia tulis dan produksi sendiri. Terlebih baru-baru ini, lagu To The Bone yang dibawakan Pamungkas berhasil memecahkan rekor paling lama memuncaki tangga lagu Indonesia Top 50 dalam layanan musik streaming Spotify, mengalahkan Lathi milik Weird Genius.

Baca Juga:

Tegas, Mark Natama Ungkap Keinginan Kolaborasi dengan 5 Penyanyi Ini

Soal Single Perdana, Mark Natama Masih Cari Penulis Lagu dan Komposer yang Pas

Mark Natama

"Aku itu sangat terinspirasi sama musisi yang bisa bikin musik sendiri, nulis lagu sendiri, produce sendiri, konseptor," ungkap Mark Natama dalam live Instagram bersama Okezone.

"Kalau Indonesia mengidolakan Pamungkas. Karena To The Bone rilis 2019 baru viral di 2020 dan 2021. Artinya viral itu nggak bisa kita rencanakan. Yang penting kita jujur aja dalam bermusik, dan berharap suatu saat nanti akan banyak orang yang mendengarkan," paparnya.

Mark tampaknya sudah cukup lama mengikuti jejak karir dari seorang Pamungkas. Bahkan ia mengaku salut dengan pria 28 tahun itu lantaran berhasil membawa To The Bone ke puncak keberhasilan meski hanya direkam dalam kamar hotel.

"Aku respectnya adalah dia ngerekam lagu itu di kamar hotel waktu dia lagi di Bali. Padahal banyak lagu lain yang dibikin di studio mahal. Tapi aku respect dengan dia di kondisi begitu, dia bisa se-organic itu," jelasnya.

"Dia bisa menciptakan lagu yang aku yakin seluruh masyarakat Indonesia tahu," tandasnya.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini