Curahan Hati Cita Citata Berurusan dengan KPK

Vania Ika Aldida, Jurnalis · Selasa 30 Maret 2021 20:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 30 33 2386780 curahan-hati-cita-citata-berurusan-dengan-kpk-W8c9MLREpW.jpg Cita Citata (Foto: Instagram Cita Citata)

JAKARTA - Cita Citata harus berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus korupsi dana Bantuan Sosial (Bansos) Covid-19. Hal ini tentu membuat psikologis Cita Citata terganggu.

Cita Citata dikabarkan menerima uang sebesar Rp150 juta usai tampil di acara Ramah Tamah Kementerian Sosial (Kemensos), pada November 2020 lalu di Labuan Bajo.

Terkait hal tersebut, Cita akhirnya buka suara. Ia bahkan mengatakan bahwa dirinya sempat menyebut bahwa KPK salah sasaran, lantaran memanggil dirinya untuk hadir dan memberikan pertanyaan terkait undangan untuk tampil di acara Kemensos.

Baca Juga:

Cita Citata Ungkap Pengalaman 3 Jam Diperiksa KPK

Dipanggil KPK, Cita Citata Sebut Tarif Rp150 Juta Sesuai Kontrak

Cita Citata

"Kemarin waktu di KPK aku bilang ke penyidiknya, Pak bapak salah sasaran, harusnya yang dipanggil itu EO-nya atau manajer saya, karena mereka yang nge-deal, saya hanya nyanyi," ujar Cita Citata dalam akun Youtube Riewuh Paciweuh.

"Jadi kenapa bisa dipanggil ke KPK, karena bapak itu (salah satu yang ditangkap KPK) menyebut nama Cita Citata pada saat disidang. Jadi kenapa bukan manggil manajer, karena yang dipanggil (disebut) nama kamu bukan manajer kamu, gitu kata penyidik," lanjutnya.

Pelantun Goyang Dumang ini menyebut bahwa pemanggilan dirinya untuk tampil dalam acara Kemensos sudah sangat sesuai dengan sistem. Ia bahkan menyebut, bahwa uang yang diterimanya tidak murni Rp150 juta lantaran telah terjadi pemotongan.

"Jadi semua itu sudah sesuai dengan pemanggilan artis, skemanya, sistemnya. Jadi bukan si yang korupsi nelpon Cita terus bilang, 'Eh Cita nyanyi yuk', bukan. Nggak gitu. Jadi (transfer uangnya) ke manajer karena ada pemotongan-pemotongan," bebernya.

"Bayar makeup artis, bayar asisten, bayar roadman, bayar soundman, potong manajer, banyak banget potongannya. Belum lagi kita beli baju," timpalnya.

Sementara itu, Cita mengatakan bahwa dirinya tidak harus mengembalikan uang yang telah ia terima dari Kemensos sebagai tarif kehadirannya di acara tersebut. Pasalnya, selain memiliki kontrak tertulis, ia juga tidak memasang tarif berlebihan saat tampil di acara tersebut.

"Kemarin sempat aku baca juga di artikel, setelah aku ditanya dipenyelidikan, wakil ketua KPK menyatakan bahwa Cita itu sudah sesuai dengan ratenya, jadi dia bilang tidak harus dibalikin (uangnya) karena memang sesuai (tarifnya)," jelasnya.

"Jadi kalau kita misalnya nyanyi satu jam tapi dibayar Rp1 M baru itu tidak sesuai. Ini kan nggak berlebihan, sesuai sama ratenya, tapi tidak Rp150 ya, tapi aku nggak bisa ngomong gamblangnya berapa," pungkasnya.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini