Baru Pertama Kali Akting, Ini Cerita Bang Pen Pemeran Utama Film Series Sumber Rezeki

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Rabu 17 Maret 2021 21:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 17 33 2379521 baru-pertama-kali-akting-ini-cerita-bang-pen-pemeran-utama-film-series-sumber-rezeki-bcMe3ayGof.jpg Pemeran Sumber Rejeki (Foto: DImas/Okezone)

JAKARTA - Filipus Fendi alias Bang Pen membagikan pengalamannya menjajal dunia akting setelah dipercaya menjadi pemeran utama dalam film series 'Sumber Rezeki'. Film yang disutradarai oleh Rifki Rifaldi ini mengusung tema yang unik yakni, e-sport.

Meski dalam kehidupan sehari-harinya, Bang Pen berprofesi sebagai seorang content creator sekaligus gamers, ia mengaku menghadapi sejumlah tantangan selama proses syuting berlangsung.

“Proses syutingnya itu hampir 1 bulan. Kebetulan ini merupakan kali pertama saya terjun di dunia akting. Jadi sangat challenging. Tapi karena lingkungannya seru-seru, jadi semuanya di bawa happy,” ujarnya dalam acara screening 'Sumber Rezeki' bersama Vision+ di MNC Vision Tower, Kedoya, Jakarta Barat, Rabu (17/3/2021).

Baca Juga:

Rilis Sumber Rezeki, Vision+ Siap Suguhkan Konten Fresh pada Pencinta Film Tanah Air

Daftar Pemain Sumber Rezeki, Series Pertama dengan Tema E-Sport

Fendi kemudian menjelaskan secara rinci peran yang ia dapatkan di film Sumber Rezeki. Ia ternyata berperan sebagai Udin dengan karakter mudah emosi, mudah ditipu, katrok, genit, kocak/lucu, tapi jago main game.

"Aku berperan sebagai Udin, karakternya kayak gue banget, rada cupu, gampang terpengaruh, tap jago banget main game. Nah di film ini, penuh pesan-pesan tentang kehidupan, tentang perjuangan seseorang dalam mewujudkan impiannya," ungkap Fendi.

Untuk proses syutingnya sendiri, Fendi mengatakan bahwa film Sumber Rezeki menghabiskan waktu sekira 1 bulan. Dan selama itulah ia kerap menemukan sejumlah tantangan.

Dimulai dari adegan dengan script yang panjang hingga adegan-adegan serius dan emosional. Semua itu harus dikuasai Fendi dengan baik.

"Yang serius dan emosional itu agak menantang. Karena kita basicnya udah teman, jadi ada momen-momen yang gak bisa tahan tawa. Misalnya gue lagi take yang serius dan butuh konsentrasi, sementara mereka di belakang kamera ngomong terus. Jadi kan ikut kepancing ketawa," ungkap Fendi.

"Lalu ada adegan PUBG Real Life. Itu syutingnya paling capek karena harus mengandalkan fisik, meskipun gak ada scriptnya. Intinya kami syuting itu dari pagi sampai malam. Jadi fisik memang harus dijaga. Kalau ada waktu luang, langsung dipakai untuk istirahat," tandasnya.

(edh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini