Tekanan Kerajaan Bikin Meghan Markle Ingin Bunuh Diri

Diana Rafikasari, Jurnalis · Selasa 09 Maret 2021 13:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 09 33 2374841 tekanan-kerajaan-bikin-meghan-markle-ingin-bunuh-diri-GfOqAr7enY.jpg Meghan Markle (Foto: E! News)

JAKARTA - Meghan Markle mengatakan kehidupan kerajaan sangat merugikan kesehatan mentalnya. Selama wawancara dengan Oprah Winfrey, Duchess of Sussex itu mengungkapkan bahwa dia memiliki pikiran untuk bunuh diri dan tidak ingin hidup lagi.

"Saya malu mengatakannya pada saat itu dan malu harus mengakuinya kepada Harry. Tetapi saya tahu bahwa jika saya tidak mengatakannya, maka saya akan melakukannya," kata Meghan dilansir dari People, Senin (8/3).

"Saya hanya tidak ingin hidup lagi. Itu pikiran yang jelas dan nyata dan menakutkan dan konstan," sambungnya.

Baca Juga:

Meghan Markle Sebut Pihak Kerajaan Khawatir soal Warna Kulit Anaknya

Meghan Markle Klaim Dibuat Menangis oleh Kate Middleton sebelum Pernikahan

Kala itu, Meghan berpikir dengan bunuh diri akan menyelesaikan segalanya untuk semua orang. Bintang film Suits ini merasa telah menjadi korban dari pembunuhan karakter dan bahwa tekanan tersebut mendorongnya ke titik menyakiti diri sendiri.

Dilansir dari NBC News, dalam wawancara yang ditayangkan di CBS, perempuan 39 tahun ini juga mengungkapkan tuduhan meresahkan tentang pandangan keluarga kerajaan tentang ras.

Pada bulan-bulan menjelang kelahiran putra mereka, Archie, Meghan menjelaskan dia dan Harry diberi tahu bahwa orang dalam kerajaan telah mengungkapkan kekhawatiran dan percakapan tentang seberapa gelap kulitnya ketika dia lahir.

Pengungkapan itu membuat heran Winfrey. Winfrey mendesak Meghan untuk menyebutkan nama, tapi dia menolak. "Ada beberapa percakapan secara potensial dan apa artinya atau tampilannya. Saya pikir itu akan sangat merugikan mereka," jelas Meghan.

Harry menegaskan bahwa dia ditanyai tentang warna kulit putranya, tetapi dia tidak mengidentifikasi siapa yang membuat pernyataan itu atau kapan pertanyaan itu dilontarkan.

"Percakapan itu tidak akan pernah saya bagikan. Tetapi pada saat itu, semuanya baik-baik saja, saya sedikit terkejut. Saya tidak nyaman membagikannya," ujar Harry.

Meghan juga mengungkapkan bahwa dia meneteskan air mata sebelum pernikahannya karena perselisihan dengan saudara iparnya, Kate Middleton, Duchess of Cambridge.

Beberapa bulan setelah pernikahan, berita utama tabloid menuduh Meghan bertengkar dengan Kate soal gaun, yang dilaporkan membuat Kate menangis. Meghan membenarkan bahwa ada perselisihan tetapi bersikeras bahwa dialah yang menangis.

 

"Itu membuatku menangis, dan itu sangat melukai perasaanku. Itu bukan konfrontasi. Menurutku tidak adil baginya untuk menjelaskan detailnya. Karena dia meminta maaf, aku telah memaafkannya," tandas Meghan.

Di sisi lain, mantan aktris berkebangsaan Amerika Serikat ini merasa kehilangan kebebasannya ketika menikah dengan keluarga kerajaan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini