Haeundae, Film Terlaris Korea tentang Bencana Tsunami

Lidya Hidayati, Jurnalis · Minggu 22 November 2020 14:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 22 206 2313935 haeundae-film-terlaris-korea-tentang-bencana-tsunami-kylVE81slK.jpg Haeundae (Foto: CJ Entertainment)

SEOUL - Tsunami menjadi salah satu bencana alam paling mengerikan yang pernah terjadi di Indonesia pada 2004. Tragedi tersebut menjadi inspirasi sutradara Yoon Je Kyoon untuk menggarap film Haeundae atau Tidal Wave.

Haeundae merupakan salah satu distrik di Busan, Korea Selatan yang keindahan pantai yang luar biasa. Wilayah ini menjadi latar setting film Haeundae yang tayang di Korea pada 22 Juli 2009.

Baca Juga:

MONSTA X dan Snoop Dogg Isi OST Film SpongeBob

Sindir Habib Rizieq, Vanessa Angel: Aku Hamil Besar Dipanggil Polisi Tetap Datang

Film ini diklaim sebagai film tentang bencana alam pertama di Korea. Begitu tayang, Haeundae langsung mendapat sambutan hangat dan hingga kini tercatat sebagai film dengan jumlah penonton terbanyak dalam sejarah perfilman Korea, yakni 11 juta penonton selama pemutarannya di bioskop.

Haeundae dibuka dengan adegan bencana Tsunami di Samudra Hindia pada 2004. Min Sik dan sekelompok temannya terjebak di tengah laut saat bencana alam tersebut terjadi. Meski berhasil diselamatkan oleh tim penyelemat, namun seorang rekannya terjebak di kapal dan meninggal dunia.

Poster Haeundae

Adegan langsung berganti ke masa lima tahun kemudian. Min Sik menjalani hidup normal di Haeundae, Busan. Ia dan penduduk sekitar membangun bisnis kecil-kecilan untuk menyambung hidup dari para wisatawan yang datang ke Haeundae untuk liburan di sana.

Selama hampir separuh film, penonton diperkenalkan pada semua karakter dengan berbagai latar belakang dan konflik kehidupan mereka. Selain Min Sik, ada Yeon Hee, gadis yang hidup sebatang kara setelah ayahnya meninggal dalam tragedi Tsunami 2004.

Ada pula Kim Hee dan Lee Yu Jin, mantan pasangan yang kini memiliki satu orang anak. Tak ketinggalan Choi Hyeong Sik dan Hee Mi, dua karakter muda yang saling jatuh cinta dalam perkenalan singkat mereka. Atau Dong Chun, yang hidup berdua dengan ibunya yang sudah lanjut usia.

Kim Hee, ahli geologis di sana telah mengingatkan kemungkinan Tsunami melanda Haeundae. Namun peringatannya tak dihiraukan oleh para petinggi, karena mereka meyakini Korea adalah wilayah yang aman dari Tsunami.

Haeundae

Ketika akhirnya Tsunami datang, tak ada cukup waktu untuk proses evakuasi semua orang. Di sini, semua orang dari berbagai latar belakang dan status mencoba menyelamatkan diri mereka, dari mulai meninggalkan wilayah pantai, lari sejauh mungkin dari gelombang yang datang, hingga naik ke gedung-gedung tinggi.

Dalam waktu 120 menit, sutradara Yoon Je Kyoon berusaha memasukkan semuanya dalam satu film. Perkenalan latar belakang tiap karakter dalam waktu singkat mampu menimbulkan simpati penonton ketika melihat mereka berjuang menyelamatkan hidup dari terjangan Tsunami.

Haeundae

Dirilis pada 2009, Haeundae kini kembali ditayangkan di bioskop Tanah Air mulai 20 November lalu. CGV Indonesia berharap penayangan kembali Haeundae, dengan teknologi terkini mampu memberikan efek menonton yang lebih kepada para moviegoers.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini