Dituntut 3 Tahun Penjara, Jerinx: Siapa Sebenarnya Ingin Penjarakan Saya?

Vania Ika Aldida, Jurnalis · Selasa 03 November 2020 14:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 03 33 2303382 dituntut-3-tahun-penjara-jerinx-siapa-sebenarnya-ingin-penjarakan-saya-sUecy6cv9j.jpg Jerinx (Foto: Okezone)

JAKARTA - Jerinx mendapat tuntutan 3 tahun penjara dari Jaksa Penuntut Umum atas kasus ujaran kebencian dalam sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri Denpasar, Selasa (3/11/2020).

Sebelumnya, Jerinx diketahui sempat mengatakn bahwa IDI merupakan kacung WHO, yang akhirnya membuatnya harus mendekam dibalik jeruji besi sejak 12 Agustus 2020 lalu.

Mendapatkan tuntutan selama 3 tahun penjara, membuat pria bernama asli I Gede Ari Astina itu merasa geram. Ia bahkan mempertanyakan terkait siapakah oknum yang sebenarnya ingin memenjarakan dirinya.

Baca Juga: Jerinx SID Dituntut 3 Tahun Penjara Atas Kasus 'IDI Kacung WHO'

"Jadi tadi seperti yang didengar, Jaksa Penuntut Umum menuntut 3 tahun. Saya makin lucu melihatnya," ucap Jerinx usai persidangan di PN Denpasar, Selasa (3/11/2020).

"Dari pihak IDI pusat, dari pihak IDI Bali, mereka semua bilang tidak ingin memanjarakan saya. Jadi siapa sebenarnya yang ingin memenjarakan saya?," tambahnya.

Tak hanya itu, Jerinx bahkan meminta agar orangyang ingin memenjarakan dirinya, bisa sesekali hadir di persidangan. Pasalnya, pihak IDI Pusat dan IDI Bali sempat menyebut bahwa mereka tak ingin sampai memenjarakan sosok suami dari Nora Alexandra tersebut.

"Saya ingin tahu orangnya siapa sebenarnya yang ingin memenjarakan saya dan ingin memisahkan saya dengan istri saya. Coba datang sekali-sekali ke sidang kalian yang ingin benar-benar memenjarakan saya," jelasnya.

"Dari IDI Pusat, IDI Bali, nggak ada yang ingin memenjarakan saya. Siapa yang sebenarnya? Datang kalian ke sidang," pintanya.

Dituntut secara tidak adil, membuat Jerinx kesal lantaran Indonesia kerap menilai seseorang dari sudut pandang yang tidak tepat. Di akhir wawancara dengan awak media, Jerinx kembali meminta agar orang yang ingin memenjarakan dirinya, bersedia untuk hadir di persidangan.

"Indonesia ini terlalu sering bersembunyi dbalik kemasan. Dikit-dikit menilai orang dari kemasan, dikit-dikit menilai orang dari kata-kata, tidak pernah mendalami subtansi," tuturnya.

 

"Jadi siapa sebenarnya yang ingin memenjarakan saya? Lihatin mukamu, datang ke sidang! Terima kasih," tegasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini