'TWISTED' Original Series Horor Komedi: Film Rasa Bioskop, Tayang Eksklusif di Vision+

Senin 26 Oktober 2020 19:43 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 26 598 2299903 twisted-original-series-horor-komedi-film-rasa-bioskop-tayang-eksklusif-di-vision-kKPJhZXuEv.jpg Twisted (Foto: Dok Vision+)

JAKARTA – Sambut momen Halloween, layanan aplikasi Over The Top (OTT) Vision+ merilis konten terbaru berupa Original Series perdana berjudul ‘Twisted’ yang secara eksklusif akan tayang di Vision+ pada 30 Oktober 2020.

‘Twisted’ merupakan original series bergenre horor komedi yang dibintangi oleh sederetan aktor atau aktris serta stand-up comedy yang sudah tidak asing lagi, mulai dari Dion Wiyoko, Dennis Adhiswara, Pamela Bowie, Verdi Solaiman, Ge Pamungkas, Tante Erni, Mo Sidik, Ananta Rispo, Yudha Keling, hingga Kristo Immanuel. Sesuai dengan judul utamanya, ‘Twisted’ akan memperlihatkan alur cerita yang cukup unik dan membuat para penonton penasaran akan akhir ceritanya.

Adink Liwutang, yang dikenal dengan tangan dinginnya menyutradari film-film laris Indonesia seperti ‘Cek Toko Sebelah’, ‘Susah Sinyal’, ‘Ngenest’ kini juga didapuk sebagai nahkoda original series ‘Twisted’ bersama dengan aktor sekaligus sutradara Martin Anugrah dari Cameo Project.

Ditemui di lokasi shooting ‘Twisted’ di Lido Lake Resort belum lama ini, sang sutradara mengatakan, “’Twisted’ punya keunikan sendiri. Dari proyek saya sebelumnya, ‘Twisted’ punya hal yang menarik. Ending ceritanya punya twist yang berkesinambungan dengan cerita-cerita lain. ‘Twisted’ menawarkan satu jalan keluar yang justru menjadi kunci atau twist dari cerita itu sendiri”

Twisted Vision+ 

Baca juga: Vision+ Bikin Heboh dengan Deretan Film Horor dan Thriller

“Yang berbeda di ‘Twisted’ ini adalah, horor komedi porsinya hampir sama. Dan komedi di cerita Twisted ini tidak di-insert atau saya membahasakannya part of sequence story. Jadi ada (adegan) komedi di (adegan) horor yang tegang dan menakutkan, tapi Anda akan punya 2 mood yang berbeda, yaitu merasakan horor di tengah satu kejadian yang butuh ketawa. Nah itu unik!”, lanjutnya.

Mengarahkan format tayangan dalam bentuk original series yang hanya berdurasi 30 menit, Adink mengatakan bahwa hal tersebut adalah sebuah tantangan tersendiri. “Hanya berdurasi 25-30 menit. Beda dengan film yang lengkap dengan background story, di series waktunya begitu cepat sementara kita perlu menyampaikan emosi yang panjang. ‘Twisted’ ini harus ditonton karena pemain dan story-nya fresh, dan sebetulnya ini adalah story untuk layar lebar. Saya excited dengan premisnya yang menurut saya premis layar lebar tapi kita jadikan series.”

Dalam kesempatan wawancara yang sama, Martin Anugrah yang juga merupakan sutradara ‘Twisted’ mengatakan bahwa keputusan untuk membuat ‘Twisted’ sebagai original series perdana Vision+ ini merupakan buah pemikirannya bersama Clarissa Tanoesoedibjo yang juga merupakan produser eksekutif, agar dapat memberikan konten yang pas untuk positioning dari platform layanan OTT ini.

“Kita memang mau membuatnya lebih premium, konten-konten yang memang bagus, high quality. Dan kebetulan yang paling dekat adalah Halloween, yang gak jauh dari horor, komedi, dan ada thriller nya juga,” kata pria yang juga merupakan CEO Cameo Project ini.

Martin juga menceritakan bahwa pada awalnya ‘Twisted’ direncanakan untuk dibuat 8 episode secara bersambung. Namun dengan adanya beberapa kendala pada teknis, produksi, waktu yang mepet, hingga talent, pria yang juga pernah membintangi ‘Mars Met Venus’ ini memutuskan untuk memproduksi ‘Twisted’ menjadi 8 episode dengan jalan cerita berbeda. Disitulah ia memutuskan untuk menggaet Adink Liwutang untuk support baik teknis maupun visual.

“Ketika Martin mengajak untuk saya terlibat pada proyek ini, saya melihat ada premis yang sangat menarik,” kata Adink.

“Kita semua godok dengan benar-benar. Yang menentukan talent dia (Martin), kreatifnya juga dia, saya cuma menjembatani bagaimana menjadi sebuah visual dan background story yang kuat secara karakter. Selebihnya kami sama-sama men-direct."

Menyutradarai original series yang mengangkat genre horor komedi, Adink mengaku sempat mendapati kejadian yang cukup mistis di lokasi syuting yang membuatnya merinding saat diminta untuk menceritakannya kembali. “Pada saat syuting episode ‘Sendiri’, kita mendengar suara lain. Suara menangis. Dan yang lain gak mendengar.

Menjadi orang-orang di balik layar dalam memproduksi original series perdana Vision+ ini, Martin berharap ‘Twisted’ bisa mendatangkan penonton-penonton yang memang cocok untuk Vision+.

“Sebuah previlige atau kehormatan bagi kita bisa membuat sebuah series menjadi benchmark atau standar. Berharap selanjutnya series yang dihasilkan harus minimal sama atau diatasnya. Karena kita merindukan OTT yang seperti itu,” lanjut Martin.

Terbagi menjadi 8 episode dengan judul dan ide cerita yang berbeda, masing-masing episode dari ‘Twisted’ menceritakan tentang film horor komedi Indonesia berdurasi pendek yang menegangkan dan disajikan secara fresh dan ringan dengan segelintir unsur komedi yang tentunya menambah bumbu cerita.

Twisted Vision+ 

Sebanyak 8 episode ‘Twisted’ akan tayang perdana secara eksklusif di Vision+ pada 30 Oktober 2020 dengan judul ‘Sudah Pulang’, ‘Jangan Teriak’, ‘Paranormal’, ‘Sendirian’, ‘Pamali’, ‘Staycation’ ‘Pandemi’, dan ‘Scripted’.

Penasaran seperti apa aksi para aktor/aktris serta para stand-up comedy mendalami peran sebagai orang-orang yang memiliki pengalaman dengan hal mistis di sekitar mereka? Saksikan ‘Twisted’ secara eksklusif di Vision+ pada 30 Oktober 2020. Segera download aplikasi Vision+ disini. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Vision+, silakan mengikuti akun sosial media resmi Vision+ di @visionplusid (Facebook, Instagram, Twitter).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini