5 Fakta Film The Lazarus Effect

Evan Oktavianus, Jurnalis · Kamis 06 Agustus 2020 14:54 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 06 206 2257975 5-fakta-film-the-lazarus-effect-gJrJcIk0fr.jpg The Lazarus Effect (Foto: Ist)

JAKARTA - The Lazarus Effect merupakan film garapan David Gelb yang telah dirilis Februari 2015 lalu. Film bergenre horor misteri ini diproduksi di bawah naungan Relativity Media. Okezone merangkum 5 fakta film The Lazarus Effect, berikut faktanya:

1. Sinopsis

Menceritakan Dr. Frank Walton (Mark Duplass) bersama tunangannya, Zoe (Olivia Wilde), berhasil membuat sebuah serum yang ternyata dapat membantu pasien yang sedang mengalami koma kembali hidup. Dalam percobaan berikutnya, kedua pasangan tersebut meminta bantuan kepada teman-temannya, Niko (Donald Glover), Clay (Evan Peters), dan seorang videografer, Eva (Sarah Bolger), untuk melakukan percobaan kepada hewan. Serum yang kemudian diberi kode nama Lazarus tersebut ternyata berhasil menghidupkan seekor anjing yang baru saja mati.

Baca Juga:

Dipolisikan IDI, Jerinx SID Datangi Polda Bali Tanpa Kenakan Masker

Tayang Lagi, Sinetron Kembalinya Raden Kian Santang Gelar Syukuran

The Lazarus Effect

Namun, ternyata efek yang ditimbulkan oleh serum tersebut sangat beragam bahkan cenderung aneh. anjing tersebut memang kembali hidup dan penyakit katarak yang diidapnya kini sudah tidak lagi ada. Selain itu, anjing tersebut juga tidak memiliki nafsu makan sama sekali. Setelah diteliti lebih lanjut, ternyata, serum tersebut justru berkembang dan membangun sel baru di otaknya, yang membuat anjing tersebut juga berperilaku aneh.

Namun, berbagai percobaan tersebut seolah menjadi sia-sia setelah pihak universitas mengetahui percobaan bawah tanah mereka dan membatalkan segala hal terkait penelitian tersebut. Tak hanya itu, pihak perusahaan yang mendanai penelitian tersebut dan berbagai pengacaranya juga menyita berbagai fasilitas yang diberikan kepada mereka seperti mengklaim serum tersebut.

Meski akhirnya harus dikeluarkan dari proyek yang dilakukannya sendiri, Frank dan timnya tidak mau menyerah. Mereka menyelinap dan mengambil berbagai percobaan yang telah dilakukannya untuk membuktikan bahwa serum tersebut telah diciptakan oleh mereka. Namun, ternyata misi tersebut tidak berjalan lancar.

Dalam proses pembuktian dan pengujian serum tersebut, salah satu timnya, Zoe, tersengat listrik. Ketika dirinya sedang sekarat, Frank langsung menggunakan serum yang belum teruji pada tubuh manusia tersebut kepada Zoe. Ternyata, Zoe bisa kembali hidup. Namun, rekan-rekannya satu tim mulai menyadari ada yang salah dengan Zoe.

Salah satunya adalah cerita Zoe yang sempat meninggal dan pergi ke neraka di mana pengalaman tersebut berasal dari masa kecilnya. Selain itu, serum Lazarus juga menyebabkan berbagai kemampuan aneh kepada Zoe, mulai dari kekuatan telekinesis hingga telepati. Tak hanya itu, Zoe dan kawan-kawannya juga melalui berbagai pengalaman mistis lainnya.

2. Rating

The Lazarus Effect berhasil mendapatkan nilai 5.2/10 dari 40.220 penilai di IMDb, namun hanya mendapatkan 16 persen tomatometer dan 23 persen skor di situs Rotten Tomatoes.

3. Rating rendah, namun sukses di box office

Film ini sempat menerima ulasan negatif dari para kritikus dan mendapatkan penilaian kecil pada situs-situs penilaian film, namun ternyata film ini sukses memperoleh 38 juta dolar US penghasilan dengan anggaran hanya sebesar 3 juta dolar US.

Baca Juga:

Justin Bieber dan Hailey Baldwin Merasa Diberkati Usai Dibaptis 

Dipolisikan IDI, Jerinx SID Datangi Polda Bali Tanpa Kenakan Masker

The Lazarus Effect

4. Perpindahan Rumah Produksi

Awalnya, rumah produksi Lionsgate lah yang akan mendistribusikan film tersebut, yang mereka umumkan pada tahun 2013. Lionsgate sendiri mengumumkan bahwa film yang berjudul Lazarus tersebut akan dirilis pada 30 Januari 2015.

Namun pada November 2014, Relativity Media mengakuisisi film tersebut dari pihak Lionsgate dan mengubah judulnya menjadi 'The Lazarus Effect', serta dirilis pada tanggal 27 Februari 2015.

5. Perpaduan horor dan fiksi ilmiah

Film The Lazarus Effect ditentukan sebagai film bergenre horor misteri dan fiksi ilmiah. Dengan begitu, film ini sejenis dengan film horor fiksi ilmiah lainnya seperti Resident Evil, The Predator, Underwater, dan lainnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini