Tokoh Politik Tuduh Beyonce Pemuja Setan dan Bukan Keturunan Afro-Amerika

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Selasa 07 Juli 2020 13:27 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 07 33 2242446 tokoh-politik-tuduh-beyonce-pemuja-setan-dan-bukan-keturunan-afro-amerika-7cVusaDiXk.jpg Beyonce (Foto: Instagram/@beyonce)

LOS ANGELES - Seorang politisi Florida, KW Miller menuduh Beyonce telah memalsukan identitasnya. Miller mengatakan pelantun Listen tersebut bukan keturunan Afro-Amerika.

"Beyonce bahkan bukan orang Afrika-Amerika. Dia memalsukan ini untuk mendapatkan eksposur," tulis Miller di Twitter pribadinya pada 5 Juli 2020.

Beyonce

Miller menambahkan nama asli Beyonce adalah Ann Marie Lastrassi yang merupakan orang Italia. "Ini semua adalah bagian dari agenda Soros Deep State untuk gerakan Black Lives Matter. Beyonce kamu dalam pengawasan," imbuh Miller.

Baca Juga:

- Ceritakan Sejarah Kulit Hitam, Beyonce Rilis Visual Album pada Juli 2020

- Bertemu Laudya Cynthia Bella di Reuni BBB, Raffi Ahmad: Ngobrol Biasa

Melansir Miami Herald, Selasa (7/7/2020), tuduhan tersebut cukup mengejutkan mengingat Beyonce dikenal sebagai keturunan Afro-Amerika selama ini. Ayahnya, Matthew Knowles merupakan seorang Afro-Amerika yang berasal dari Alabama. Sementara sang ibu, Tina Knowles adalah penduduk asli Louisiana yang memiliki darah Prancis dan Afrika.

Tidak sampai disitu, Miller juga menuding bahwa lagu Formation yang dirilis Beyonce pada 2016 mengandung ayat-ayat setan.

Beyonce

“Lagu itu dengan jelas mengakui bahwa dia adalah pemuja setan dan bahwa dia menyembah di gereja-gereja setan yang berlokasi di Alabama dan Louisiana,” kata Miller.

Ia menyoroti lirik Formation yang berbunyi, “My daddy Alabama, mamma Louisiana. You mix that Negro with that Creole make a Texas bamma. I like my baby hair, with baby hair and afros. I like my Negro nose with Jackson Five nostrils.”

Masih belum ada tanggapan dari Beyonce terkait tudingan tersebut.

(LID)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini