Sheila Timothy Dukung Pemerintah Blokir Situs Streaming Ilegal

Ady Prawira Riandi, Jurnalis · Kamis 09 Januari 2020 17:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 09 206 2151152 sheila-timothy-dukung-pemerintah-blokir-situs-streaming-ilegal-XPolHeoPNo.jpg Sheila Timothy (Foto: Okezone)

JAKARTA - Sutradara sekaligus produser, Sheila Timothy, mendukung langkah pemerintah melawan pembajakan di dunia perfilman. Kominfo telah memblokir ratusan situs streaming gratis, termasuk IndoXXI, sejak tanggal 1 Januari 2020.

Sebagai bagian dari Asosiasi Produser Film Indonesia (APROFI), Sheila Timothy juga ikut berperang melawan pembajakan dengan turun ke sekolah-sekolah. Di sana, mereka mengajarkan kepada anak-anak agar lebih menghargai karya dari para seniman, termasuk film maker.

Baca Juga:

Marak Situs Nonton Streaming Online, Sheila Timothy: Romantisme Nonton di Bioskop Tetap Ada 

Hari Film Nasional, Ini Pesan Lala Timothy

Sheila Timothy

"Jadi kita melakukan penjelasan bukan kepada guru tapi anak-anak SD. Ini kan sebenarnya budi pekerti gimana kita menghargai karya orang lain, gak nyolong karya orang lain," kata perempuan yang akrab disapa Lala tersebut.

Pembajakan film lewat situs streaming gratis semacam IndoXXI memang sangat merugikan para pegiat film. Bayangkan saja, film-film baru yang dibuat sepenuh hati dan memakan dana besar bisa seketika tayang begitu saja dinikmati tanpa adanya bayaran atau izin kepada si pembuat film.

Dari data yang didapat oleh APROFI, beberapa rumah produksi film mengalami kerugian hingga miliaran rupiah karena adanya situs pembajakan seperti IndoXXI. Hal ini tentunya sangat menghambat perkembangan industri perfilman Indonesia yang sebenarnya sedang meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga:

Ditanya soal Baptis, Ini Tanggapan Salmafina Sunan

Rizky Febian Dilaporkan Balik Suami Lina, Sule Siap Pasang Badan

Sheila Timothy


"(Kerugiannya) banyak banget bisa dicek di Google banyak data yang udah kita sebar juga. Soalnya ada data dari 2017-2018 berapa. Tapi yang jelas miliaran apa yang dirugikan di industri perfilman Indonesia," ujar Lala.

Langkah Kominfo menutup situs pembajakan film juga sempat menuai pro dan kontra. Selama ini proses tersebut sulit dilakukan karena pemerintah pada kenyataannya menunggu delik aduan dari rumah produksi sebelum menindaklanjuti laporannya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini