Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Metode Baru Penjurian FFI 2019

Ady Prawira Riandi , Jurnalis-Kamis, 14 November 2019 |16:04 WIB
Metode Baru Penjurian FFI 2019
Festival Film Indonesia 2019 (Foto: IG FFI 2019)
A
A
A

"Kita kan enggak pernah tahu FFI dari tahun 1954 sampai 2018 kemarin kuratornya siapa sehingga semua orang bingung kan pilihannya kok ini, kok itu, tapi kan sekarang udah dipagerin sama kurator bahwa yang dijuriin hanya 38 film. Nah, nanti dari nominasi ini seluruh membership FFI akan voting lagi melalui online vote untuk pemenang Piala Citranya," papar Nia Dinata.

Metode ini, lanjut Nia Dinata, sudah mulai diperkenalkan sejak 2017. Nia yang mulai menjadi Ketua Penjurian sejak 2018 lalu mencoba mencari cara agar sistem penjurian menjadi lebih adil.

Baca Juga:

Putus dari Betsalel Fdida, Nikita Mirzani Punya Pacar Baru

Bangga, Anggun Bikin Sejarah Baru di Televisi Perancis

FFI 2019

"Jadi, kami cuma memperbaiki sistem aja sih. Apa yang kurang, masa orang harus nonton ratusan film sih, kita harus bikin kisi-kisi, pakai kisi-kisi perfilman yang seluruh dunia pakai tapi kita tambahkan Bhinneka Tunggal Ikanya karena kan gak semua negara punya prinsip itu. Jadi baru tahun ini diperbaiki seperti itu," jelasnya.

FFI sendiri baru saja mengumumkan nama-nama nominasi yang akan bertarung. Film Bumi Manusia dari Falcon Pictures dan Dua Garis Biru dari Starvision menjadi pemimpin dengan masing-masing mendapat 12 nominasi.

(aln)

Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement