Demi penggarapan film ini, Bront Palarae mengaku banyak mengeksplorasi psikologi manusia. Ia benar-benar ingin menunjukkan kegelisahan dan isi hati Darma lewat aktingnya di film ini.
"Iya, like eksplorasi psikologi manusia, mencoba memahami orang yang tidak bahagia dalam suatu hubungan tapi gak bisa move on atau move out dari hubungan tersebut," ucapnya dengan logat Melayu kental.
Baca Juga:
Hotman Paris Hutapea Sempat Tertawakan Ide Nadiem Makarim Dirikan Gojek
Kenakan Pakaian Seksi saat Pacaran, Amanda Manopo Bikin Salah Fokus

Aktor asal Malaysia ini memang sangat mengagumi sosok Richard Oh sedari dulu. Ketika ditawari untuk berperan di film ini, Bront pun tak mau ambil pusing dan langsung menerimanya.
"Jadi ketika Love Is A Bird itu datang, nah mari kita ciptakan kesempatan ini dan bersenang-senang bersama," serunya.