Video Mesumnya Diperdagangkan, Paris Hilton Merasa Diperkosa

Rena Pangesti, Jurnalis · Sabtu 12 Oktober 2019 08:10 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 11 33 2115941 video-mesumnya-diperdagangkan-paris-hilton-merasa-diperkosa-Kwcaf04gvB.jpg Paris Hilton. (Foto: Instagram/@parishilton)

LOS ANGELESParis Hilton sempat membuat heboh publik setelah video mesumnya dengan sang kekasih Rick Salomon tersebar di dunia maya, pada 2003. Penyebaran video itu menjadi akhir dari hubungan mereka.

Akibat penyebaran video seks itu, Paris Hilton menggugat Kahatani Ltd atas tuduhan pelanggaran privasi, praktik bisnis ilegal, dan gangguan emosional. Sang sosialita meminta ganti rugi sebesar USD30 juta (Rp423,9 miliar) kepada perusahaan Internet yang berbasis di Panama itu.

 Paris Hilton sempat tersandung kasus video mesum pada 2004. (Foto: Instagram/@parishilton)

“Rekaman video seksual itu dimaksudkan untuk konsumsi pribadi bukan untuk dipertontonkan kepada orang banyak. Apalagi sampai didistribusikan kepada publik,” ujar kuasa hukum Paris Hilton kepada Reuters, pada Februari 2004.

Dalam sebuah wawancara, Salomon menjelaskan, "Saya tidak berpikir video itu akan sangat diminati banyak orang. Itu adalah rekaman yang indah dan saya pikir semua orang menikmatinya.”

Baca juga: Rok Terlalu Pendek, Bokong Paris Hilton Jadi Tontonan

Seperti Paris Hilton, Salomon kala itu juga menggugat Kahatani Ltd sebesar USD30 juta karena pelanggaran privasi. Dia juga menuntut Paris Hilton sebesar USD10 juta (Rp141,3 miliar) atas tuduhan pencemaran nama baik. Namun gugatan tersebut ditolak pengadilan.

Namun anehnya pada Februari 2004, Salomon justru memperdagangkan video itu di situs pribadinya. Video berdurasi 38 menit ditambah video Paris Hilton tengah berpesta dijualnya sebesar USD50 (Rp706 ribu).

Pada April 2004, Salomon memberikan hak untuk Red Light District untuk mendistribusikan salah satu video itu. Perusahaan film dewasa yang berbasis di Los Angeles itu kemudian menamai video berdurasi 45 menit itu dengan 1 Night in Paris.

 Paris Hilton sempat tersandung kasus video mesum pada 2004. (Foto: Galore Magazine)

Tak terima dengan aksi mantan kekasihnya itu, Paris Hilton menggugat Red Light District. Gugatan itu kemudian dimenangkan pengadilan. Bahkan, New York Daily News melaporkan, Paris menerima lebih dari USD400.000 (Rp5,6 miliar) serta bagian dari keuntungan penjualan video tersebut.

Namun pada 2013 kepada majalah GQ, Hilton menegaskan, tak pernah menerima semua uang gugatannya tersebut. “Tak satu peser pun uang dari video itu kuterima. Itu hanya uang kotor dan dia (Salomon) seharusnya memberikan semua uang itu untuk amal."

Paris Hilton Merasa Diperkosa

Sekitar 15 tahun setelah kejadian tersebut, Paris Hilton kemudian buka suara tentang kejadian itu lewat sebuah film dokumenter berjudul The American Meme. Pelantun Stars Are Blind itu mengaku, penyebaran video itu membuat dia merasa sangat dipermalukan.

 Paris Hilton sempat tersandung kasus video mesum pada 2004. (Foto: W Magazine)

“Rasanya seperti diperkosa. Aku kehilangan separuh jiwaku karena semua orang berkomentar kejam tentang video itu. Pada satu titik, aku ingin sekali mati. Aku merasa, semuanya telah dirampas dariku,” ujar Hilton seperti dikutip dari Business Insider, Sabtu (12/10/2019).*

Baca juga: Istri Melahirkan, Onadio Leonardo Putuskan Bertobat

1
3
BERITA FOTO
+ 5

Cantik dan Seksi, Paris Hilton dengan Gaun Transparan Motif Bunga

Aktris Amerika berusia 37 tahun ini tampil cantik dan seksi dengan gaun panjang transparan bermotif bunga yang dikenakannya.

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini