nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ridho Rhoma Kembali Dipenjara, Pengacara: Ada Unsur Politik?

Adiyoga Priambodo, Jurnalis · Selasa 26 Maret 2019 18:12 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 26 33 2035238 ridho-rhoma-kembali-dipenjara-pengacara-ada-unsur-politik-M4RqjHN9lu.jpg Ridho Rhoma (Foto: Okezone)

JAKARTA - Keputusan Mahkamah Agung (MA) memidanakan Ridho Rhoma mendapat sorotan tajam dari tim kuasa hukumnya. Salah satu pengacara Ridho, Achmad Cholidin bahkan menduga ada kepentingan politik dibalik putusan tersebut.

"Ridho ini sama-sama artis, kenapa kok dibedakan? Ada apa dibalik ini? Apa karena melihat Haji Rhomanya jadi ada unsur politik?," ujar dia saat dihubungi awak media, Selasa (26/3/2019).

Baca Juga:

Sosok Istri Pak Haji Muncul, Netizen: Pantas Nikita Mirzani Enggak Dilaporin Polisi

Atta Halilintar Ajak Peraih Uang Rp1 Miliar Bertemu di Kantor Polisi

Momen Rhoma Irama Peluk Ridho Rhoma di Sidang Putusan Kasus Narkotika

Dalam lanjutannya Achmad Cholidin mengatakan, keputusan MA jauh dari sisi keadilan bagi Ridho Rhoma. Mengingat sebelum vonis ditetapkan, Ridho sudah mengikuti prosedur dengan menghabiskan masa hukumannya sesuai putusan pengadilan.

"Memang masih ada sangkutan hukum karena masih ada upaya hukum kasasi dari Jaksa. Tapi ya kita kaget juga karena putusannya untuk meminta Ridho kembali lagi. Ini sisi keadilannya dimana?," tutur Achmad Cholidin lagi.

Kendati demikian, Achmad Cholidin tak mau berbicara terlalu jauh mengenai dugaannya. Dia tetap berusaha objektif dengan menunggu salinan putusan MA sampai ke pihaknya untuk kemudian didalami.

"Untuk sementara karena belum menerima putusan tersebut jadi kita belum bisa mengomentari," tutupnya.

(aln)

BERITA FOTO
+ 6

Kasus Penyalahgunaan Narkotika, Ridho Rhoma Divonis Hukuman 10 Bulan Penjara

Pedangdut Ridho Rhoma memberikan salam saat mengikuti sidang putusan kasus narkotika di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Selasa (19/9/2017). Ridho Rhoma divonis 10 bulan penjara oleh majelis hakim atas kasus penyalahgunaan narkotika.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini