nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tsania Marwa Ngaku Dikeroyok Atalarik Syach, Atilla dan Donni

Revi C. Rantung, Jurnalis · Rabu 20 Maret 2019 06:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 20 33 2032394 tsania-marwa-ngaku-dikeroyok-atalarik-syach-atilla-dan-donni-AnKNBlnYWy.jpeg Tsania Marwa (Foto: Revi C. Rantung/Okezone)

JAKARTA - Nasib tak mengenakan menimpa pesinetron Tsania Marwa pada Sabtu 16 Maret 2019 kemarin, saat mengunjungi kediaman Atalarik Syach. Berniat untuk bertemu dengan kedua anaknya, Shabira dan Syarif, Tsania Marwa malah mendapat perlakuan tak wajar dari mantan suaminya, Atalarik Syach.

Aktris 27 tahun itu mengaku mendapat kekerasan fisik dari tiga orang laki-laki yakni Atalarik Syach, Atilla Syach dan Donni. Alhasil, Tsania Marwa mendapat luka cakar dan tangannya diduga terkena besi tas.

Baca juga: Setelah Sinetron, Devi Ginong Rambah Dunia Tarik Suara

Kata Tsania Marwa, kejadian itu berlangsung saat dirinya dituding merekam cekcok antara dirinya dan Atalarik. Tak terima, Atalarik langsung merebut tasnya dan menggeledahnya.

tsania 

“Akhirnya terjadilah itu rebutan tas, badan saya dipegangin sama bapak Doni dan Pak Atilla. Dan pak Atalarik membuka tas saya ambil tissue dibuang, ambil hape, hape saya dirampas karena dia mau mastiin saya rekam apa enggak. Dan ternyata pas dilihat hape saya saya enggak rekam,” cerita Tsania Marwa saat jumpa pers di kawasan Gambir, Jakarta Pusat pada Selasa (19/3/2019)

Lebih lanjut, dari kejadian itu sempat terbesit dalam benaknya bahwa kekerasan tersebut memgancam nyawanya. Apalagi kala itu, Marwa harus melawan tiga laki-laki.

tsania 

Setelah kejadian itu, Tsania lantas lebih memilih kabur dari rumah tersebut guna menyelematkan diri. Saat keluar dari dari rumah tersebut, Tsania Marwa tak kuasa menahan tangis lantaran perlakuan kasar yang diterimanya.

Baca juga: Iis Dahlia Akui Sering Seleksi Teman Perempuan Devano Danendra

“Saya merasa itu sudah membahayakan untuk nyawa saya, karena jujur di dalam saya ngerasa ada momen yang 'Wah sudahlah mungkin saya akan meninggal. Saya badan kecil ngelawan lelaki tiga orang sudah nggak mungkin saya menang. Dan apa gunanya? Emang saya ngapain? Emang saya bawa senjata tajam, emang saya mengancam? Saya cuma mau main sama anak-anak saya,” paparnya.

“Akhirnya saya keluar dengan posisi nangis sesugukkan sudah syok. Dan akhirnya saya memutuskan meninggalkan rumah tersebut,” tutupnya.

(ady)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini