nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menengok Perjalanan Karier Robby Tumewu

Hana Futari, Jurnalis · Senin 14 Januari 2019 09:48 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 14 33 2004016 menengok-perjalanan-karier-robby-tumewu-PtD2Oh7meg.jpg Robby Tumewu (Foto: Koran Sindo)

JAKARTA – Salah satu aktor terbaik Indonesia, Robby Tumewu meninggal dunia di usia 65 tahun, Senin (14/1/2019) pukul 00.15 WIB. Kabar duka tersebut disampaikan oleh pihak keluarga melalui pesan singkat.

Baca Juga: Soal Prostitusi, Nikita Mirzani: Kalau Ditawar Rp500 Juta, Gue Sikat!

Lewat pesan tersebut, pihak keluarga juga mengabarkan bahwa jenazah Robby akan disemayamkan di rumah duka Oasis, Tangerang. Meskipun pihak keluarga tak menyebutkan penyebab kematian bintang sinetron Kecil-kecil Jadi Manten itu, namun diketahui bahwa Robby telah menderita stroke sejak 2010 lalu.

Robby Tumewu, lahir di Bandung, 4 Desember 1953. Masa kecilnya ia habiskan di Bandung sebelum akhirnya hijrah ke Jakarta untuk mewujudkan cita-cita sebagai desainer dan artis seni peran.

Dalam dunia hiburan Tanah Air, Robby Tumewu dikenal sebagai seorang artis peran. Namun, sebelum terjun ke dunia akting, Robby lebih dahulu menekuni dunia fesyen dengan menjadi seorang desainer.

Robby Tumewu

Bakat fesyen Robby telah diperlihatkannya sejak usia dini. Pria kelahiran Bandung, Jawa Barat itu piawai menggambar serta membuat skesta pakaian. Bakat seni lainnya pun diperlihatkan Robby kecil melalui bernyanyi dan bermain drama.

Lahir dari keluarga yang tak memiliki jejak seni, keingingan Robby sempat mendapat tentangan dari sang bunda yang berprofesi sebagai guru Bahasa Jerman. Ibunda Robby pun mengarahkan putranya itu pada dunia perhotelan yang dirasa lebih menjanjikan.

Sesuai arahan sang bunda, Robby pun mengenyam pendidikan di perguruan tinggi dengan jurusan perhotelan. Selepas lulus dari bangku kuliah, pria yang sempat menjajal dunia tarik suara ini pernah bekerja sebagai trainee di salah satu hotel ternama.

Meskipun terjun di dunia perhotelan, namun Robby tak dapat melupakan hasratnya untuk menjadi seorang desainer. Bersama teman-teman dengan tekad yang sama, Robby mendirikan kelompok bernama Aranea. Bersama para anggota Aranea lainnya, Robby menggelar peragaan busana. Pagelaran busana pertama Robby itu pun berbuah manis. Pesanan busana pun mulai berdatangan pada Robby dan kawan-kawannya.

Merasa sudah memiliki pengalaman setelah menjadi asisten perancang busana Henry Passage, Roby pun memberanikan diri membuka bisnis butik. Di tengah kariernya itu, pria berdarah Minahasa itu memutuskan untuk hijrah ke Jakarta. Puncak kariernya sebagai desainer, didapatkan Robby setelah sukses tampil di peragaan busana Internasional.

Kepindahannya ke Jakarta ternyata tak membuahkan kesuksesan di bidang fashion saja. Pintu gerbang Robby ke dunia akting pun terbuka lebar. Perjalanan karier Robby di bidang seni peran berawal dari keikutsertaannya dalam teater koma.

Namun, sayangnya keterlibatan Robby dalam teater tersebut tak berlangsung lama. Hal itu lantaran Robby tak kuat dengan jadwal latihan yang banyak menyita waktu.

Meninggalkan dunia teater, Robby pun kembali mendapatkan kesempatan saat Harry de Fretes mengajaknya bermain dalam Lenong Rumpi pada 1990. Sejak saat itu, dunia seni peran seakan tak pernah lepas dari Robby Tumewu.

Baca Juga: Aktor Robby Tumewu Meninggal Dunia

Sejak eksis di dunia hiburan tanah air, Robby telah membintangi setidaknya 13 judul film. Beberapa di antaranya yakni Ca Bau Kan, Tanah Air Beta, dan 3 Hati Dua Dunia Satu Cinta.

Tak hanya hadir di layar lebar, Robby pun sempat bermain dalam 10 judul sinetron. Ia sempat mengasah akting dalam sinetron Khanza, Kecil-kecil Jadi Manten serta Keluarga Van Danoe.

(LID)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini