Share

Gagal Casting, Calvin Jeremy Akui Sempat Putus Asa

Adiyoga Priambodo, Jurnalis · Minggu 18 November 2018 08:30 WIB
https: img.okezone.com content 2018 11 18 206 1979355 gagal-casting-calvin-jeremy-akui-sempat-putus-asa-V6Q7QImF6l.jpg Calvin Jeremy. (Foto: Instagram/@calvinjeremy)

JAKARTA - Sukses memulai debut sebagai aktor, diakui penyanyi Calvin Jeremy, harus melewati perjalanan panjang. Dia mengaku, menghabiskan waktu selama 3 tahun untuk menjajal berbagai casting demi mendapatkan sebuah peran.

Selama masa perjuangan itulah, Calvin mengaku sempat putus asa karena kerap gagal casting. “Kalau dibilang down, ya pastilah. Aku bahkan sempat berpikiran, ‘Wah, kayaknya gue enggak berbakat deh di bidang ini,’” ujar musisi 27 tahun itu saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu (17/11/2018).

Baca juga: Calvin Jeremy Senang Beragam Musik di Indonesia Diterima Kalangan Muda

Tak sekadar putus asa, Calvin Jeremy juga mengaku sempat terpuruk gara-gara gagal menjadi aktor. Sebab menurut penuturan Calvin sebelumnya, dia memang sangat memimpikan kesempatan tampil di layar lebar.

“Sebenarnya ya sampai (terpuruk) karena gagal casting. Karena bermusik juga sempat down,” tuturnya.

Beruntung, Calvin Jeremy masih bisa menyikapi kegagalannya itu dengan kepala dingin. Buah kesabaran Calvin akhirnya terbayar lewat perannya dalam film Terlalu Tampan. “Aku percaya bahwa seni itu enggak ada yang jelek atau bagus banget. Adanya tepat atau tidak tepat,” ujarnya bernada bijak.

Baca juga: Tom Cruise 'Dipecat' sebagai Jack Reacher karena Tinggi Badan

Dalam debut layar lebarnya, Calvin Jeremy langsung beradu akting dengan sosok sekaliber Marcellino Lefrandt dan Nikita Willy. Nama terakhir bahkan punya peran besar dalam keterlibatan Calvin di film yang bakal tayang pada 2019 itu.

“Saat aku sedang mempersiapkan konser kolaborasi Ada Apa Dengan Cinta, Nikita Willy menelefon dan menawarkanku untuk bermain dalam sebuah judul film. Ya aku jawab saja ayo,” jelas Calvin.

(SIS)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini