nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Insiden Foto dengan Bendera Robek, Nadine Chandrawinata Minta Maaf

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Rabu 22 Agustus 2018 01:11 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 08 22 33 1939759 insiden-foto-dengan-bendera-robek-nadine-chandrawinata-minta-maaf-f7ei2X6o5l.jpg Nadine Chandrawinata (Foto: Okezone)

JAKARTA - Nadine Chandrawinata memutuskan untuk menghapus unggahan fotonya bersama dengan bendera yang telah robek pada akun Instagramnya. Hal itu dikarenakan telah berbagai macam persepsi yang salah dari banyak warganet.

Padahal menurut pemaparannya, ia membantah telah membawa bendera tersebut, dan apalagi merobeknya.

 

Istri dari Dimas Anggara ini pun mengaku tidak tahu adanya Undang-Undang Undang-Undang Nomor 24 tahun 2009 yang mengatur tentang bendera, bahasa dan lambang negara.

"Karena semakin simpang siur beritanya orang jadi salah menggunakan, punya persepsi sendiri. Karena memang aku belum klarifikasi, karena memang aku tidak melihat atau ingin menentang Undang-Undang, tidak sama sekali," ujar Nadine Chandrawinata saat dihubungi awak media pada Selasa (21/8/2018).

- Baca Juga: Saling Berpegangan Tangan, Intip Momen Sakral Nadine & Dimas Anggara ketika Doa Bersama

"Karena aku pikir penjuangan bendera ini sampai di sini saja itu panjang, dan bendera ini punya cerita panjang untuk melewati semua itu. Sama seperti orang orang yang maju sampai ke puncak," tambahnya.

Oleh sebab itu, pada akhirnya Nadine Chandrawinata memutuskan untuk menghapus foto tersebut dan meminta maaf karena ia tidak membawa atau merobek bendera yang sudah berdiri di puncak Wayang, Papua selama bertahun-tahun.

"Jadi ya aku lebih berpikir lebih baik aku take out dan aku minta maaf bagi yang merasa aku melakukan sebuah kesalahan, tapi aku sama sekali tidak merobek ataupun khusus bawa bendera robek yang sudah lama terpampang di puncak itu," papar Nadine Chandrawinata.

"Yang mana aku hanya berfoto dengan bendera yang sudah berumur sama seperti para nelayan yang benderanya terpampang lama di kapalnya, atau rumah-rumah yang sering aku temuin itu bendera yang robek itu di rumah para nelayan," tutupnya.

(edh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini