Peduli Gempa Lombok, Daniel Mananta Berikan Bantuan untuk Para Korban

Revi C. Rantung, Jurnalis · Selasa 21 Agustus 2018 13:56 WIB
https: img.okezone.com content 2018 08 21 33 1939462 peduli-gempa-lombok-daniel-mananta-berikan-bantuan-untuk-para-korban-V6ZKOYkJZz.jpg Foto: Revi C. Rantung/Okezone

JAKARTA - Presenter Daniel Mananta rupanya ikut terpanggil untuk membantu musibah bencana gempa bumi Lombok. Lewat salah satu lembaga sosial, Daniel memberikan bantuan dengan menyisihkan sebagian penjualan dari clothing line miliknya. Selain itu Daniel juga memberikan bantuan sandang hingga pangan.

Bertempat di kawasan Tomang, Jakarta Barat pada Selasa (21/8/2018), Daniel Mananta ditemani Nanda Persada dari Ikatan Manajer Artis Indonesia (IMARINDO) secara simbolik menyerahkan bantuan tersebut.

“Hari ini penyerahan bantuan, mereka saat ini lagi banyak melakukan bantuan kepada gempa di Lombok. Ternyata selain memberi bantuan selain finansial makanan, air minum, kita juga ngirim create awareness,” ungkap Daniel Mananta.

(Baca juga: Daniel Mananta Jadi Pembawa Obor di Pembukaan Asian Games 2018)

Lebih lanjut, Daniel sedikit berbagi cerita bahwa gempa Lombok telah terjadi sebanyak 800 kali lebih dalam waktu tiga minggu. Dimana dari gempa itu telah menelan korban lebih dari 500 orang.

“Ternyata dari tiga minggu ini, sejak gempa pertama yang 6,9 SR, sampai sekarang itu terjadi sekitar 814 gempa dan memakan lebih dari 500 korban,” lanjutnya.

Tidak hanya sampai disitu, Daniel kembali menuturkan bahwa ada seorang volunteer yang juga ikut menjadi korban pada bencana alam itu. Selain bangga tentunya Daniel juga mengucapkan rasa sedih yang amat mendalam untuk volunteer tersebut.

(Baca juga: Daniel Mananta Ungkap Pengalaman Terburuk dan Terbaik selama Jadi Host)

“Ada volunteer umur 23 membantu disana, sayangnya dia ikut meninggal juga. Gue kalo jadi orang tuanya bangga dan sedih banget si. Banyak cerita-cerita sedih yang terjadi di Lombok dan sekitarnya. Untuk saat ini masih banyak banget butuh bantuan,” paparnya.

Sementara itu, Lukman selaku perwakilan dari lembaga sosial menyebut bahwa bantuan-bantuan sampai dengan saat ini masih dibutuhkan. Terlebih warga disana tak sempat untuk menyelamatkan harta benda mereka.

“Sampai saat ini semua kebutuhan sandang, pangan, papan dibutuhkan. Ketika terjadi gempa mereka tiak sempat, mereka langsung lari. Dan kondisi gempa rutinitas yang membuat mereka rasakan. Mereka sangat butuh logistik, obat-obatan,” tutup Lukman.

Seperti diketahui, gempa pertama Lombok terjadi pada 5 Agustus 2019 lalu pukul 18.36 WIB dengan 7,0 SR. Pusat gempa berada pada koordinat 8,37 lintang selatan dan 116,4 bujur timur dengan kedalaman 15 kilometer.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini