nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Harapan Pemain Film Rompis untuk Perfilman Indonesia di Momen 17 Agustus

Vania Ika Aldida, Jurnalis · Sabtu 18 Agustus 2018 18:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 08 18 206 1938311 harapan-pemain-film-rompis-untuk-perfilman-indonesia-di-momen-17-agustus-yv4VFFUzcH.jpg Meet & Greet film Rompis (Foto: Putra/Okezone)

JAKARTA - Momen kemerdekaan tahun ini, dirayakan para pemeran utama Film Rompis untuk melakukan nonton bareng serta meet and greet bersama para Rompis Lovers. Berlangsung di AEON Jakarta Garden City, Cakung, Jakarta Timur, Umay Shahab dan Beby Tsabina membuat bioskop dalam pusat perbelanjaan tersebut cukup meriah dengan kehadiran mereka. Bahkan sejak masuk, keduanya berhasil mencuri perhatian dan membuat para penggemar berteriak-teriak gembira.

Baca Juga: Lepas dari Secretary Kim, Park Seo Joon Mulai Syuting Film Baru

Tidak bisa merayakan momen kemerdekaan dengan keluarga dan mengikuti lomba, nampaknya tak menjadi sebuah masalah besar bagi Beby dan juga Umay. Pasalnya, mereka memiliki harapan besar untuk perfilman Indonesia di momen kemerdekaan yang kemeriahannya masih berlanjut hingga hari ini.

"Pasti harapannya ingin agar masyarakat bisa mendukung film Indonesia. Kayak misalnya sekarang ada buy one get one untuk film Indonesia karena sekarang lagi banyak banget film-film luar yang memang enggak bisa dipungkiri memang bagus," tutur Beby Tsabina, yang ditemui di kawasan Cakung, Jakarta Timur, Jumat 17 Agustus 2018.

Meet & Greet film Rompis

"Tapi kan kita khususnya di 17 Agustus ini seharusnya bisa mendukung film Indonesia, nonton film Indonesia dulu baru habis itu nonton film luar. Hargai dulu karya-karya anak-anak Indonesia," sambungnya.

Sementara itu, dalam tiga hari penayangannya penonton Film Rompis bisa dibilang cukup stabil. Bahkan beberapa tiket bioskop di kota-kota lain diketahui habis tak bersisa.

Pemain Rompis

Meski begitu, Umay mengaku bahwa masyarakat Indonesia masih belum paham bahwa keberhasilan industri perfilman negaranya haruslah didukung oleh rakyat itu sendiri.

"Alhamdulillah sih penontonnya stabil dan kemarin banyak sold out di Medan, Makassar, Panakukang dan lain-lain," papar Umay.

Baca Juga:

"Cuma ya selalu begitu, film Indonesia pasti selalu disisihkan, ada beberapa memang tayangan Indonesia yang layarnya sudah kurang. Tapi doakan saja semoga layar kami tetap ada," tukasnya.

(LID)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini