nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Terbukti Lakukan Pelecehan Seksual, Harvey Weinstein Terancam Penjara Seumur Hidup

Nur Chandra Laksana, Jurnalis · Selasa 03 Juli 2018 11:39 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 07 03 33 1917104 terbukti-lakukan-pelecehan-seksual-harvey-weinstein-terancam-penjara-seumur-hidup-tNniBP1f09.jpg Harvey Weinstein (Foto: LA Times)

LOS ANGELES - Kasus penyelidikan mengenai pelecehan seksual yang dilakukan oleh Harvey Weinstein terus dilanjutkan. Para penyidik pun telah mengantongi sejumlah bukti, yang kemudian digunakan untuk menentukan besaran hukuman yang pantas untuk kejahatan yang dia lakukan.

E! Online pada Selasa (3/7/2018) melaporkan bahwa perwakilan dari kantor pengacara distrik Manhattan, Cyrus R. Vance Jr telah menetapkan hukuman bagi Harvey. Produser film tersebut dituntut cukup berat atas kejahatannya.

 

Seorang Juri Agung menuduh produser film tersebut telah menetapkan satu tuduhan tindakan seksual tingkat pertama terhadap seorang wanita pada tahun 2006, dan dua dakwaan serangan seksual predator.

Kedua tuntutan ini membuat Harvey terkena tuntutan minimal 10 tahun dan hukuman penjara seumur hidup maksimum. Ini merupakan salah satu tuntutan yang berat yang menimpa kalangan produser film.

- Baca Juga: Sandra Bullock Akui Takut dengan Harvey Weinstein

"Juri Grand Manhattan sekarang telah menuntut Harvey Weinstein pada beberapa pelanggaran seksual paling serius yang ada di bawah Hukum Pidana New York. Dakwaan ini adalah hasil dari keberanian luar biasa yang ditunjukkan oleh para penyintas yang telah maju,” ujar Pengacara Distrik Vance.

“Penyelidikan kami berlanjut. Jika Anda adalah orang yang selamat dari pelecehan predator yang dituduhkan kepada Tuan Weinstein, masih ada waktu untuk mengejar keadilan. Silakan hubungi kami," lanjutnya.

Mendengar tuntutan tersebut, pengacara Harvey, Ben Brafman pun memberikan komentarnya. Dia bersama kliennya akan terus berusaha membuktikan jika mereka tidak bersalah atas semua tuduhan.

"Harvei Weinstein menyatakan bahwa semua tuduhan ini salah dan dia berharap dapat dibuktikan sepenuhnya. Lebih jauh lagi, untuk membebani Harvey sebagai predator ketika interaksi itu dilakukan secara konsensual sama sekali tidak dibenarkan," kata Ben.

 

Sekedar informasi, pada akhir Mei lalu Harvey dituduh melakukan pemerkosaan, tindakan kriminal seks, pelecehan seksual dan perilaku seksual dengan dugaan insiden yang melibatkan dua wanita terpisah pada tahun 2013 dan 2004.

Dia mengaku tidak bersalah atas semua dakwaan yang diajukan di New York City, dan saat ini tetap bebas dengan jaminan.

Diketahui, lebih dari 80 wanita telah maju dengan berbagai tuduhan pelanggaran seksual terhadap Harvey dalam satu tahun terakhir. Selain dari banyak keluhan kriminal, gugatan class action juga baru-baru ini diajukan oleh tiga wanita melawan orang dalam Hollywood.

(edh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini