nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kenal Lebih Dekat dengan Sabyan Gambus, Grup Musik dengan Ratusan Juta Viewers

Rena Pangesti, Jurnalis · Senin 28 Mei 2018 19:52 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 05 28 205 1903866 kenal-lebih-dekat-dengan-sabyan-gambus-grup-musik-dengan-ratusan-juta-viewers-1XhwoSDf10.jpg Sabyan Gambus (Foto: Instagram/@sabyan_gambus)

JAKARTA – Sabyan Gambus, Grup musik yang mengusung lagu religi bertemakan shalawatan tengah viral di dunia maya. Bagaimana tidak, baru saja merilis single bertema religi, tercatat sudah ada ratusan juta viewers dalam channel YouTube milik Sabyan Gambus.

Baca Juga: Comeback, SHINee Rilis MV Good Evening dan Album 'The Story of Light Ep. 1'

Sabyan Gambus tiba–tiba menjadi viral dengan kemunculannya membawakan shalawat yang dengan aransemen musik kekinian yang digemari oleh masyarakat. Terdiri dari lima orang personel, grup musik asal Jakarta ini mulai terbentuk tahun 2015. Di tahun kedua, Nissa bergabung dalam Sabyan Gambus sebagai vokalis.

Lagu berjudul Ya Habibal Qolbi yang dirilis pada bulan Januari sukses membawa Sabyan Gambus dikenal masyarakat luas. Lagu itu lantas diisusul dengan beberapa video berikutnya yang juga berhasil menarik perhatian ratusan juta viewers.

Deen Assalam juga menjadi salah satu yang paling banyak ditonton. Buktinya, baru satu minggu dirilis, penontonnya sudah mencapai 23 juta. Hal itu menunjukkan ketertarikan para warganet akan nuansa musik Timur Tengah yang dibawakan oleh Sabyan Gambus.

Lagu Deen Assalam menceritakan tentang bagaimana agama Islam menjadi agama perdamaian, hidup dengan toleransi serta rasa penuh cinta. Melalui perilaku yang baik bisa menebarkan kebajikan untuk banyak orang. Versi cover Deen Assalam ini bahkan lebih tenar dari versi penyanyi aslinya, Sulaiman Al Mughni.

Baca Juga: Dilimpahkan ke Kejari Jakarta Selatan, Roro Fitria Tebar Senyuman

Memang sebelum Sabyan Gambus muncul ke permukaan, tidak banyak anak muda tertarik dengan musik gambus yang didominasi bahasa Arab yang kurang familiar di telinga masyarakat Indonesia. Namun menjadi pembeda bisa menjadi salah satu kunci grup musik yang baru terbentuk selama tiga tahun itu digandrungi remaja, khususnya musik yang dibawakan memang terkesan lebih ngepop sehingga lewat musik pop itu bisa diterima masyarakat.

(LID)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini