nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Selamat, Tasya Kamila Raih Gelar Master dari Columbia University

Hana Futari, Jurnalis · Senin 14 Mei 2018 09:48 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 05 14 33 1897952 selamat-tasya-kamila-raih-gelar-master-dari-columbia-university-R29EvZMW01.jpg Tasya Kamila. (Foto: Instagram/@tasyakamila)

JAKARTA - Tasya Kamila akhirnya meraih gelar Master Administrasi Publik dari Columbia University, setelah menempuh pendidikan selama 2 tahun. Kabar baik tersebut disampaikan pelantun Anak Gembala itu lewat akun Instagram pribadinya, pada 13 Mei 2018.

Dalam unggahannya, Tasya mengungkapkan rasa syukurnya karena  telah berhasil merampungkan pendidikannya di universitas ternama tersebut. “Alhamdulillah segala puji setinggi-tingginya kepada Allah SWT. Semoga ilmu yang aku dapatkan tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tapi juga untuk nusa, bangsa, negara, dan agama,” tulisnya.

Baca juga: Deretan Artis Cantik yang Jadi Single Parent di Usia 20 Tahun

Sebelumnya, Tasya mengaku, kemampuannya menyelesaikan pendidikan tepat waktu akibat dukungan sang bunda. “Mama, terima kasih atas doa, cinta, dan dukunganmu yang tak pernah putus. Aku tak akan mampu maju tanpa dirimu,” ujarnya lewat Instagram, pada 4 Mei 2018.

Kelulusan itu diraihnya setelah menyelesaikan Proyek Capstone bersama timnya. Kala itu, menurut Tasya, dia dan timnya mengerjakan pemodelan riset dan pendanaan pasar dan kebijakan untuk proyek sistem penyimpanan energi (baterai) pembangkit listrik.

“Baterai menjadi topik hangat yang diperbincangkan di Amerika bersamaan dengan pengembangan energi terbarukan,” tulisnya.

Di balik antusiasme Tasya menempuh pendidikan di negeri orang, dia mengaku, jauh dari keluarga bukanlah hal mudah baginya. Setahun bermukim di New York, Amerika Serikat, Tasya harus kehilangan sang ayah, pada 24 Maret 2017. 

“Setahun lalu, aku begadang karena mengerjakan PR. Jadi ketika ibu menelefon pukul 06.00 pagi (waktu New York), aku tak mengangkatnya. Ponselku terus berdering dan aku terus menolaknya,” cerita Tasya kala itu.

 

Baca juga: Andrew White dan Nana Mirdad Rayakan 12 Tahun Pernikahan di Selandia Baru

Tasya kemudian dibangunkan oleh suara ketukan pintu yang malah membawa berita duka. Dia kehilangan ayah tercinta. “Dia meninggal, hanya selang 5 hari setelah aku menggenggam tangannya di bandara. Setelah itu aku tak pernah bertemu lagi dengannya. Aku bahkan tak bisa menghadiri pemakamannya,” ungkap perempuan 25 tahun tersebut.

Namun Tasya patut berbangga. Dia menempuh pendidikan pascasarjana di universitas paling prestisius di dunia tersebut lewat jalur beasiswa. Dia merampungkan pendidikan sarjana di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, hanya dalam waktu 3,5 tahun dengan predikat cumlaude.

(SIS)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini