Share

Lula Kamal Ungkap Kunci Penting Lancar Berpuasa

Hana Futari, Jurnalis · Jum'at 11 Mei 2018 18:06 WIB
https: img.okezone.com content 2018 05 11 33 1897176 lula-kamal-ungkap-kunci-penting-lancar-berpuasa-vSQbOBakzX.jpg Foto: Antara

JAKARTA - Tak lama lagi, seluruh umat Islam di dunia akan melaksanakan ibadah puasa Ramadan. Untuk itu dokter sekaligus artis Lula Kamal membagikan kiat-kiat berpuasa agar berjalan lancar hingga waktu berbuka tiba.

Lula mengatakan, jika kunci utama lancarnya puasa adalah sahur. Akan tetapi bukan hanya sekadar sahur, seseorang yang akan berpuasa harus melakukan sahur dengan benar. Beberapa jenis makanan tertentu pun harus dihindari.

"Iya jadi kalau puasa yang paling penting kuncinya adalah sahur. Sahurnya itu mesti benar, kalau bisa sahurnya itu jangan kebanyakan makanan yang digoreng, jangan kebanyakan mecin karena mecin itu garamnya tinggi. Jangan kebanyakan garam juga karena dia akan narik semua air tadi," ujar Lula Kamal ketika ditemui dalam konferensi pers sebuah produk kesehatan yang berlangsung di kawasan SCBD Sudirman, Jakarta, Jumat (11/5/2018).

(Baca juga: Lula Kamal Bercita-cita Punya Rumah Sakit)

Selain itu, kesalahan yang umumnya terjadi pada seseorang yang melaksanakan sahur yaitu makan terlalu banyak. Terlebih jika makanan tersebut mengandung begitu banyak karbohidrat.

"Nanti jam 10 kita udah kelaparan lagi. Karena apa? Tenaganya dipakai untuk metabolisme semua makanan tersebut. Jadi yang benar gimana? buahnya banyakin, sayurnya banyakin. Karbohidratnya pilih jangan yang kompleks," ujar ibu 3 anak itu lagi.

Lula pun menyarankan ketika makan sahur, untuk melengkapi karbohidrat sebaiknya mengonsumsi beras merah atau roti gandum. Mengingat kadar gula di makanan tersebut tidak terlalu tinggi layaknya karbohidrat kompleks.

"Kalau mau mie yang pasta aja. Kalau mau buka ya sama juga ceritanya karena kalau kebanyakan karbo, gulanya kebanyakan nanti habis makan langsung lemas. Sering nggak buka puasa terus lemas karema tenaga kita dipakainya itu buat mecahin makanan bukan untuk beribadah," sambung dokter berusia 48 tahun itu.

(Baca juga: Lula Kamal Terhalang Anak Ingin Lanjutkan Kuliah)

Selain memperhatikan makanan, olahraga pun harus tetap dilakukan selama puasa. Menurut Lula, idealnya olahraga dilakukan menjelang berbuka. Hal ini dilakukan agar tenaga tidak terbuang jauh sebelum waktu berbuka.

"Olahraga tetap harus jalan yang paling bagus dekat-dekat mau buka puasa tapi kan sayang itu waktu ijabah buat doa. Dihitung-hitung tuh makanya. Kalau bisa setengah 6 sudah selesai semuanya tinggal doa tinggal ngaji sama jangan nonton tv kali ya," pungkas istri dari Andi Mulyadi Tirtasasmita.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini