Share

Ini Tips Lula Kamal Ajak Anak Berpuasa

Hana Futari, Jurnalis · Sabtu 12 Mei 2018 13:45 WIB
https: img.okezone.com content 2018 05 12 33 1897420 ini-tips-lula-kamal-ajak-anak-berpuasa-ynYR1JREno.jpg Lula Kamal (Foto: Hana Futari/Okezone)

JAKARTA - Mengajarkan berpuasa pada anak ternyata bukanlah hal yang sulit. Artis sekaligus dokter Lula Kamal pun membagikan tips mengajak anak berpuasa. Cara tersebut juga ia terapkan pada kedua anak kembarnya, Karim dan Halil sejak usia mereka 5 tahun.

Rupanya, untuk mengajak anak berpuasa itu mudah. Menurut Lula hal yang perlu kita lakukan adalah menunjukkan kepada mereka bahwa puasa itu sangat menyenangkan.

“Pada dasarnya kita anggap puasa itu menyenangkan dan puasa itu membahagiakan. Pasti anak kita ikuti oh iya ya puasa itu seru. Jangan dianggap puasa itu susah dan puasa itu repot,” ujar Lula Kamal ketika ditemui jumpa pers Cellmaxx di kawasan SCBD, Jakarta, Jumat (11/5/2018).

(Baca: Sudah Baikan, Katy Perry Sering Ajak Taylor Swift Ketemuan)

Hasil gambar untuk lula kamal okezone

Lula pun bercerita mengenai pengalaman kedua anaknya saat pertama kali berpuasa. Pada awalnya mereka menjalankan puasa setengah hari dan berbuka ketika waktu zuhur tiba. Selanjutnya, Karim dan Halil pun melanjutkan puasa kembali.

“Alhamdulillah anak-anak saya sudah lama sudah pada mulai puasa. Jadi mereka mulai umur 5-6 tahun puasa setengah hari. Intinya harus jadi raja tega enggak apa-apa. Walaupun kadang mereka mengeluh, kita ingetin terus sebentar lagi jam 12. Habis buka jam 12 terus puasa lagi,” ujar ibu 3 anak ini.

Mengenai kebiasaan mengiming-imingi anak untuk melakukan puasa, Lula mengakui pada awalnya ia melakukan hal itu. Akan tetapi, lambat laun anak-anaknya itu sudah tak terlalu memperdulikan mengenai apa yang akan diberi oleh sang bunda.

(Baca juga: Sehari Buat Akun Instagram, Aishwarya Rai Langsung Dapat 77 Ribu Followers)

“Tadinya sama yang kecilan iya (kasih iming-iming), tapi lama-lama kemudian dia merasa di sekolah juga padahal kan yang puasa enggak banyak karena sekolahnya campur. Nah pas puasa dia ngerasa bisa ngomong ‘kamu berapa banyak pecah puasanya?’ Nah itu kebanggaan buat mereka,” tambah wanita berusia 48 tahun ini.

“Dapat apa-apa enggak? Ya nggak dapat apa-apa akhirnya sih. Lebih ke arah serunya. Lagipula kan memang sekeluarga, keluarga besar. Kalau sudah pas lebaran ngumpul, pada ngomong, semua itu adu-aduan. ‘kamu pecah berapa?’ Itu kebanggaan kalau full puasanya,” pungkas wanita yang mengawali karir sebagai None Jakarta 1990 ini.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini