Sidang Sengketa Hak Cipta Benyamin Biang Kerok Kembali Bergulir

Adiyoga Priambodo, Jurnalis · Kamis 19 April 2018 12:40 WIB
https: img.okezone.com content 2018 04 19 206 1888710 sidang-sengketa-hak-cipta-benyamin-biang-kerok-kembali-bergulir-yVd54ngmus.jpg

JAKARTA - Sidang lanjutan kasus sengketa hak cipta film Benyamin Biang Kerok kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (19/4/2018). Kali ini, Majelis Hakim memberikan kesempatan bagi pihak Falcon Pictures selaku tergugat untuk melakukan eksepsi.

"Hari ini sudah jawaban dari tergugat," ujar Bakhtiar Yusuf kuasa hukum Syamsul Fuad selaku penggugat.

Diketahui, Syamsul Fuad selaku penulis naskah Benyamin Biang Kerok mengajukan gugatan hak cipta terhadap Falcon Pictures. Selaku penulis skenario film tersebut, Syamsul merasa Falcon Pictures tidak pernah meminta ijin untuk membuat Benyamin Biang Kerok versi baru yang belum lama ini dirilis.

 

Buntutnya, Syamsul Fuad sempat mengirim somasi pada pihak Falcon Pictures terkait pembuatan Benyamin Biang Kerok versi baru. Namun somasi tersebut tidak mendapat tanggapan dari Falcon Pictures.

(Baca Juga: Tiba di Kejaksaan, Fachri Albar Irit Bicara)

(Baca Juga: Dua Personel Wanna One Bakal Jajal Kehidupan Alam Liar di Sabah)

Merasa pihak Falcon Pictures tidak menunjukkan itikad baik, Syamsul Fuad pun mendaftarkan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 5 Maret. Berkas gugatan Syamsul terdaftar dengan nomor perkara 9/Pdt.Sus-HKI/Cipta/2018/PN Niaga Jkt.Pst.

 Aktor Reza Rahadian Jadi Juri Kompetisi Video Kreatif

(Reza Rahadian sebagai salah satu pemain Benyamin: Biang Kerok)

Sidang perdana gugatan hak cipta Syamsul Fuad terhadap Falcon Pictures terkait Benyamin Biang Kerok sudah digelar pada 22 Maret. Namun, sidang harus ditunda lantaran pihak tergugat yang terdiri dari Falcon Pictures, Max Pictures, serta Ody Mulya Hidayat selaku produser Benyamin Biang Kerok tidak memenuhi panggilan.

Setelahnya, sidang kembali digelar pada 5 April. Namun sidang lagi-lagi ditunda karena masalah administrasi. "Ada perbaikan dari surat kuasa, jadi kuasanya akan disempurnakan lagi minggu depan," jelas Atep Koswara selaku kuasa hukum Falcon dan Max Pictures.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini