Kisruh Film Benyamin Biang Kerok, Produser Anggap Syamsul Fuad Diperalat

Adiyoga Priambodo, Jurnalis · Kamis 26 April 2018 05:08 WIB
https: img.okezone.com content 2018 04 26 206 1891518 kisruh-film-benyamin-biang-kerok-produser-anggap-syamsul-fuad-diperalat-5l6ltscLhL.jpg Poster film Benyamin Biang Kerok (Foto: Ist)

JAKARTA - Produser Benyamin Biang Kerok, Ody Mulya mengeluarkan pernyataan terkait kisruh film arahannya. Ody merasa Syamsul Fuad selaku penulis naskah Benyamin Biang Kerok sudah diperalat untuk mencari keuntungan dari film remake besutan Falcon dan MAX Pictures itu.

Baca Juga: Sidang Sengketa Hak Cipta Benyamin Biang Kerok Kembali Bergulir

"Saya sih ngerasanya begitu. Mana ngerti dia minta Rp1000 per tiket, tuntutan segitu, logic enggak? Jangan bilang saya nuntut Rp50 miliar kejam, dia Rp30 miliar ke saya kejam enggak? Dengan masalah judul yang enggak jelas. Itu kan sudah kita beli," kata Ody Mulya di salah satu pusat perbelanjaan di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (25/4/2018).

Lebih lanjut Ody mengatakan, Syamsul Fuad pada mulanya sudah menyetujui biaya kompensasi sebesar Rp25 juta. Menurut Ody, angka itu tercipta lewat kesepakatan pihak Falcon dan MAX Pictures serta Syamsul Fuad sendiri.

Syamsul Fuad, penulis Benyamin Biang Kerok

"Pertama, ketika saya mengadakan kunjungan ke mereka, ketika mereka mengaku punya rights, saya minta apresiasi tanggung jawab moral, oke. Kemudian dia minta ekonomis. Akhirnya disetujui angka Rp25 juta. Dan dia sepakat dengan saya memberi Rp15 juta, Beno Rp10 juta," tutur dia.

Namun menurut penuturan Ody, kesepakatan terkait nominal angka berubah setelah film Benyamin Biang Kerok dirilis. Dari Rp25 juta yang awalnya disepakati, Syamsul Fuad menggugat pihak Falcon dan MAX Pictures untuk membayar hak atas Benyamin Biang Kerok sebesar Rp35 miliar. Gugatan itu didaftarkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 5 Maret 2018.

Pihak Ody Mulya, produser Benyamin Biang Kerok

"Mungkin angkanya sudah enggak segitu lagi gimana ceritanya? Padahal kita niatnya baik," ujar Ody Mulya mempertanyakan perubahan sikap Syamsul Fuad.

Dengan munculnya asumsi Syamsul Fuad sengaja diperalat untuk memeras Falcon dan MAX Pictures, Ody mengaku iba. Seharusnya, Syamsul Fuad sudah bisa menerima haknya atas Benyamin Biang Kerok andai sengketa tidak terjadi.

Baca Juga: Sempat Ditunda, Sidang Hak Cipta Benyamin Biang Kerok Kembali Digelar

"Saya kasihan sama pak Fuad. Saya merasa dia diperalat. Beno juga begitu bilang, 'Ini pasti ada dalang di belakang.' Pak Fuad enggak ngerti apa-apa kok, orang dia setuju mau kita transfer. Tapi pas mau ditransfer dia enggak ngerti. Disuruh ngomong ke pengacara. Eh angkanya berubah," tutup Ody Mulya. (lid)

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini