nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Drama Musikal Bus Om Bebek, Bakal Jadi Tontonan Seru Anak-Anak Indonesia

Vania Ika Aldida, Jurnalis · Rabu 28 Maret 2018 21:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 03 28 206 1879285 drama-musikal-bus-om-bebek-bakal-jadi-tontonan-seru-anak-anak-indonesia-LnXDmAuA3K.JPG

JAKARTA - Pemilik Sanggar Ananda, Aditya Gumay, kembali menghadirkan sebuah tontonan menarik bertajuk drama musikal yang tentunya dapat mengedukasi anak-anak. Berjudul Bus Om Bebek, film yang mulai diproduksi pada 30 Maret 2018 besok, akan menghadirkan beberapa artis papan Indonesia seperti Ruben Onsu, Azis Gagap, Sarwendah, Evi Masamba, Helsi Herlinda, Aty Kancer Zein, Zahra Leola, hingga Muhammad Adhiyat.

Film yang mengambil lokasi syuting di TK Kilometer Nol, Kota Bunga Puncak, Situ Gunung, hingga air terjun Cilember ini dikabarkan akan menghabiskan waktu selama kurang lebih 12 hari. Bahkan film ini juga diketahui mendapatkan dukungan penuh dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

"Kita dapat dukungan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan karena Bus Om Bebek memiliki cerita dengan enam karakter building, yang jika ditonton oleh anak-anak bisa memberikan nilai-nilai kebaikan," ungkap Aditya Gumay yang ditemui di Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail (PPHUI), Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (28/3/2018).

Baca juga: Adipati Dolken Cerita Serunya Liburan Bareng Vanesha Prescilla di Jepang

(Baca Juga: Tyas Mirasih Akui Hanya Bawa Amandine Selama Tiga Minggu)

"Mengenai karakter building dalam cerita tadi ada unsur-unsur bagaimana membangun karakter anak tentang tanggung jawab, berani, jujur, adil, semua akan ada di dalam berbagai adegan," tambahnya.

Film Bus Om Bebek sendiri diketahui bercerita tentang petualangan 11 orang anak TK dan SD yang diculik oleh supir jemputan mereka, demi mendapat yang tebusan dari orangtua para murid. Saat penculikan dilakukan, ke-11 anak tersebut sedang ditugaskan untuk memakai baju sesuai dengan cita-cita mereka dalam hari profesi di sekolah.

Film yang dibalut dengan unsur pembangunan karakter ini diharapkan dapat menjadi alternatif tontonan bagi anak-anak di Indonesia. Bahkan penonton tentu dapat dibuat penasaran dengan bagaimana cara ke-11 anak ini bisa melarikan diri dari para penculik.

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini