Share

Cokelat Tak Ingin Jadi 'Band Tembang Lawas'

Rima Wahyuningrum, Okezone · Senin 04 Desember 2017 12:12 WIB
https: img.okezone.com content 2017 12 04 33 1824718 cokelat-tak-ingin-jadi-band-tembang-lawas-IQYAFPFtZj.jpg Formasi baru band Cokelat (Foto: Rima/Okezone)

JAKARTA - Eksistensi band Cokelat masih diperhitungkan hingga saat ini. Band berusia 21 tahun tersebut dikenal dengan sederet lagu lawas di masa keemasan seperti Karma, Bendera, Jauh dan lainnya.

Meski telah bergonta-ganti vokalis dan personel, serta menelurkan sejumlah karya baru, tak membuat penggemar melupakan lagu-lagu tersebut dari daftar songlist setiap tampil. Band beranggotakan Jackline (vokal), Ronny (bass) dan Edwin (gitar) tersebut mengaku sempat kebingungan untuk mengkombinasikan lagu lama dan baru hingga membuat sebuah undian untuk mengatur songlist.

"Pasti lagu zaman dulu kan lagu kita. Kita pasti campur sih. Karena kalau Cokelat kumpulin hits bikin The Best of saja bisa dua kali mungkin. Jadi mau enggak mau kita pasti bawain. Kadang kita juga kebingungan. Kalau lagu baru pasti hits single semua," ujar Ronny kepada Okezone di Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Senin (4/12/2017).

"Kalau kita milih songlist tuh kita bingung mau bawain apa. Kadang kita bikin undi. Pasti sih lagu lama enggak kita bawain, karena lagu lama itu kita dan lagu baru itu kita yang sekarang," tambahnya.

Baca Juga: Lebih Fresh, Jackline Rossy Pastikan Cokelat Tetap Usung Pop Rock

Meski telah terkikis zaman dan tertimpa oleh lagu-lagu baru, mereka mengaku takjub saat mendapati orang-orang yang mengetahui hits lawasnya. Seperti untuk lagu Karma dan Bendera yang dihapal oleh anak-anak kecil.

"Kalau lagu Bendera itu akan panjang sih karena dari anak kecil tahu dan setiap 17an akan dipakai. Menariknya, lagu Karma dinyanyiin anak kecil yang zaman lagu itu hits mereka belum tahu musik. Kita juga enggak menyangka anak-anak sekarang tahu," ujar Edwin.

"Kita enggak menyangka lagu Garuda dan Cinta Matiku juga pada udah tahu. Jadi lagu lama dan baru ngeblend gitu aja," tambah Jackline.

Meski telah memiliki tabungan tembang-tembang hits, Cokelat mengungkapkan bahwa tak ingin cepat-cepat merangkumnya dalam album terbaik. Mereka mengaku bahwa ingin menjalani tantangan untuk menciptakan karya baru dan tak ingin dikenal sebagai band berjudul 'band tembang kenagan'.

"Entar mungkin ya. Kita sudah pernah rilis. Kalau kita rilis lagi kesannya enggak move on gitu, ngomong yang dulu-dulu. Kita lebih tertantang gimana bikin karya baru terus dan dalam setiap harinya kita tertantang gimana caranya bikin karya baru terus.

Baca Juga: Resah dengan Kondisi Indonesia, Band Cokelat Ajak Generasi Muda untuk Bersyukur

Karena menurut kami sih, kalau kita masih main yang dulu-dulu kita sama aja kayak 'band tembang kenangan'. Kita terus berinovasi kan, alat baru (dan) senar baru, masa kita bawain lagunta itu-itu mulu," tutup Ronny.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia bersama Astra

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini