nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cerita Legenda di Kampung Halaman, Alasan Nikita Willy Tertarik Main Film Horor

Alan Pamungkas, Jurnalis · Rabu 04 Oktober 2017 01:33 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 10 04 206 1788280 cerita-legenda-di-kampung-halaman-alasan-nikita-willy-tertarik-main-film-horor-Yb0L8NanF3.jpg Nikita Willy (Foto: Instagram)

JAKARTA - Nikita Willy terus mengeksplorisi kemampuan aktingnya di dunia perfilman Tanah Air. Nikita Willy [un tak canggung ketika harus bermain di film horor yang membuatnya harus tampil ekstra, demi menghadirkan ketakutan bagi yang menonton.

Gasing Tengkorak sendiri menjadi film perdana Nikita Willy. Bukan hanya untuk mendalami kiprahnya di dunia akting, Nikita Willy punya alasan kenapa ingin bermain di film garapan sutradara Jose Purnomo itu.

(Baca Juga: Terlibat Dalam Video Testimoni Promosi First Travel, Vicky Shu Dapat Bayaran?)

(Baca Juga: Suka Paris, Alasan Song Jong Ki Ajak Song Hye Kyo Liburan ke Prancis)

Gasing Tengkorak merupakan cerita dari budaya Minangkabau. Nikita yang berdarah Minang pun mencoba ingin mendalami legenda kampung halamannya dalam sebuah film. Bahkan sang ibu sendiri yang bersemangat agar Nikita bisa ikut berperan dalam film ini.

"Ibu aku paham bener soal Gasing Tengkorak. Jadi pas ditawarin aku sebenarnya takut. Tapi karena ibuku semangat dan aku diceritain Gasing Tengkorak itu apa aku tertarik. Pas baca skenarionya tambah mantap," jelas Nikita Willy.

(Baca Juga: Buka Suara untuk Pertama Kalinya, Janda Bos Playboy: Aku Sangat Mencintainya)

(Baca Juga: Saling Menatap, Suzy Bae dan Lee Jong Suk Siap Ubah Masa Depan)

"Ini permainan yang enggak sembarangan dimainin. Semua orang Minang tahu apa itu Gasing Tengkorak, seperti di Jawa ada Jailangkung. Diam-diam, ada saja yang memainkannya," timpal Jose.

Menariknya, gasing ini benar-benar dimainkan dengan tengkorak manusia. Biasanya, pelaku dunia hitam yang memainkannya untuk mendapatkan keuntungan sesaat. Namun seiring perkembangan zaman, dan nilai agama yang kuat dianut membuat permainan ini telah lama menghilang.

(Baca Juga: Pasrah, Jeremy Teti Mengaku Kesulitan Mencari Jodoh)

"Kalau sekarang mungkin sudah jadi legenda ya. Agama yang kuat membuat permainan ini tidak banyak diketahui," terang Jose.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini