Tutup Pintu Damai, Muzdalifah Minta Polisi Segera Tangkap Khairil Anwar

Adiyoga Priambodo, Jurnalis · Selasa 03 Oktober 2017 09:23 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 03 33 1787562 tutup-pintu-damai-muzdalifah-minta-polisi-segera-tangkap-khairil-anwar-xvAYeKYbGL.jpg Muzdalifah (Foto: Okezone)

JAKARTA - Muzdalifah telah menutup pintu damai dengan Khairil Anwar. Sekalipun jika nantinya Khairil datang untuk meminta maaf, Muzdalifah tidak akan mencabut laporan yang sudah ia ajukan.

- Baca Juga: Dipolisikan Khairil Anwar, Muzdalifah: Kok Kita Dilaporkan Balik?

"Permohonan maaf tidak menghapuskan proses jalannya pidana di Polda Metro," tegas Dedy DJ selaku kuasa hukum Muzdalifah saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, baru-baru ini.

"Pemalsuan itu kan delik aduan. Kalau pencemaran nama baik, mereka memaafkan kita maka kita kalau sudah ada jalan damai berhak di SP3. Tetapi delik pidana murni tidak ada SP3. Itu kewenangan subjektifnya polisi. Jelas dalam KUHAP Pasal 21 ketika seseorang diduga melakukan tindak pidana maka dia harus ditahan," lanjut Dedy menerangkan.

Seperti diketahui, Muzdalifah resmi mempolisikan Khairil Anwar pada 19 September 2017. Mantan istri Nassar itu melaporkan Khairil atas dugaan pemalsuan akta cerai dan dikenakan Pasal 263 KUHP dengan ancaman pidana penjara selama tujuh tahun.

Terakhir, Dedy DJ turut menyampaikan apa yang diinginkan Muzdalifah dalam perkara ini.

"Jadi saya meminta kepada Renakta Unit 1 tahan secepat mungkin. Supaya tidak ada korban lain, tidak menghilangkan alat bukti, tidak melarikan diri ke luar negeri," ucapnya.

"Saya minta ke Krimum tangkap dan tahan supaya jadi efek jera," pungkas Dedy DJ.

- Baca Juga: Buntut Laporan Muzdalifah, Polisi Akan Panggil KUA yang Sahkan Pernikahannya dengan Khairil Anwar

Muzdalifah dan Khairil Anwar menikah secaea resmi di KUA Benda, Tangerang pada 22 Mei 2017 lalu. Sayangnya, pernikahan itu harus dibatalkan pengadilan pada 18 September 2017, sesuai permohonan yang diajukan Muzdalifah sebelumnya. Pernikahan sendiri dinilai tidak sah lantaran Khairil diduga memalsukan akta cerai dari istri sebelumnya.

(edh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini