nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wonder Woman Dicela James Cameron, Ini Pembelaan Sutradaranya

Ady Prawira Riandi, Jurnalis · Sabtu 26 Agustus 2017 04:44 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 08 26 206 1763441 wonder-woman-dicela-james-cameron-ini-pembelaan-sutradaranyawonder-woman-dicela-james-cameron-ini-pembelaan-sutradaranya-rDMtQwyffP.jpg Wonder Woman (Foto: Movie Pilot)

LOS ANGELES – James Cameron baru-baru ini mencela film Wonder Woman yang disutradarai oleh Patty Jenkins. Menurutnya film tersebut adalah sebuah kemunduran di industri perfilman.

- Baca Juga: Wonder Woman Jadi Film Superhero dengan Pendapatan Tertinggi 2017

- Baca Juga: RESMI! Wonder Woman 2 Bakal Hadir, Kembali Disutradarai Patty Jenkins?

“Semua ucapan selamat yang dilakukan pelaku Hollywood terhadap Wonder Woman begitu salah arah. Dia adalah ikon objektif, dan itu hanya seperti film Hollywood laki-laki yang biasa dibuat! Aku tidak mengatakan bahwa aku tidak suka dengan filmnya, namun bagiku ini adalah sebuah kemunduran saja,” ujar Cameron dalam wawancara bersama The Guardian.

Menanggapi hal tersebut, Patty Jenkins pun merasa tak senang. Ia pun langsung melakukan pembelaan terhadap film yang dibintangi oleh Gal Gadot tersebut.

Menurut Patty, Cameron tidak bisa mengerti apa sebenarnya maksud dan tujuan dari pembuatan film Wonder Woman. Film tersebut menjadi salah satu pembuktian bahwa kaum perempuan tak bisa diremehkan lagi.

“Ketidakmampuan James Cameron dalam memahami apa Wonder Woman itu adalah untuk semua perempuan di seluruh dunia sudah tidak mengejutkan lagi karena meski dia adalah seorang pembuat film handal dia tetap bukan seorang perempuan,” tegas Patty dalam akun Twitternya.

Patty menambahkan bahwa Cameron seharusnya bisa lebih menghargai kaum perempuan melalui filmnya. Sosok Wonder Woman yang telah diciptakan memperlihatkan bahwa perempuan juga kuat sekaligus memiliki rasa mencintai.

“Aku percaya bahwa semua perempuan bisa dan seharusnya bisa menjadi apa saja seperti halnya pemeran utama laki-laki. Tidak ada benar dan salah dalam perempuan yang kuat. Dan jumlah penonton perempuan yang begitu besar yang membuat film ini menjadi hits, tentu saja adalah bukti bahwa mereka bisa memilih dan menilai kemajuan ikonnya sendiri,” tambah Patty.

Dalam komentarnya, Cameron membandingkan sosok Wonder Woman dengan karakter perempuan yang diciptakannya dalam film Terminator 2, yakni Sarah Connor. Tokoh tersebut tetap mendapat pujian meski adalah sosok perempuan yang tidak baik jika di dalam kehidupan aslinya.

“Dia bukan ikon yang cantik. Dia salah, dia bermasalah, dia adalah seorang ibu yang buruk, dan dia mendapatkan penghormatan dari para penonton melalui omong kosong murni,” kata Cameron.

- Baca Juga: Hebat, Wonder Woman Jadi Film Terpopuler 2017

- Baca Juga: Sah, Wonder Woman Geser Posisi The Mummy di Puncak Box Office

Terlepas dari adu komentar ini, film Wonder Woman akan kembali dibuat sekuel. Patty Jenkins sendiri terpilih kembali untuk menjadi sutradara di film ini.

(edh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini