nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Berkaca pada Eropa dan Amerika, Nia Dinata Ingin Indonesia Peka Produksi Film Streaming

Rima Wahyuningrum, Jurnalis · Senin 14 Agustus 2017 17:36 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 08 14 206 1755777 berkaca-pada-eropa-dan-amerika-nia-dinata-ingin-indonesia-peka-produksi-film-streaming-uE0VN2ndUZ.jpg Nia Dinata (Foto: Rima/Okezone)

JAKARTA - Perkembangan teknologi mengiringi kemajuan dunia seni. Berbagai jenis tayangan kini sudah bisa didapatkan melalui sambungan internet dan dinikmati di mana saja.

(Baca Juga: Setelah Power Rangers, Peter Sudarso Pilih Ingin Bintangi Film Drama Indonesia)

(Baca Juga: Bersiaplah, Power Rangers dan Gavan Sapa Fans Indonesia)

Hal itu juga sudah mempengaruhi layar lebar. Saat ini berbagai tayangan film hingga serial bisa didapatkan dengan hanya lewat layanam streaming.

Produser sekaligus sutradara Nia Dinata mengungkapkan bahwa kini untuk menikmati film bisa didapatkan dengan mudah tanpa harus jalan ke bioskop.

"Sebenarnya perbedaanya aku merasa sedikit sama ketika aku launching film layar lebar. Cuma keuntungannya bisa ditonton berulang-ulang. Kalau film, orang harus nonton ke bioskop dulu, kalau layar lebar mau nonton harus pakai transportasi (ke bioskop)," ujar Nia di XXI Djakarta Theater, Sarinah, Jakarta Pusat pada Senin (14/8/2017).

(Baca Juga: Meski Teknologi Makin Canggih, Nia Dinata Yakin Film Tetap Jadi Kebutuhan)

(Baca Juga: Reza Rahadian Sayangkan Kurangnya Apresiasi Terhadap Film di Indonesia)

Salah satu perkembangan teknologi yang kini digunakan oleh para sineas adalah video Over The Top (OTT) atau layanan konten multimedia dengan jariangan internet.

"Kalau di Indonesia OTT masih baru, kalau di Amerika atau Eropa banyak sekali film maker yang menikmati OTT daripada layar lebar," tambahnya.

Berkaca dari benua lain, Nia berharap agar dunia kreatif dalam negeri bisa mengapresiasi lewat cara tayangan tersebut. Pasalnya, para sineas dan pemeran bisa berinteraksi langsung dengan penonton.

"Kalau di sini kreativitasnya bisa lebih terapresikan dan berinteraksi dengan penonton. Buat dunia kreatif jadi bagus karena jaraknya bisa lebih dekat dengan penonton," tutupnya.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini