nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lirik Tak Senonoh, Pemerintah Malaysia Larang Pemutaran Despacito

Lidya Hidayati, Jurnalis · Jum'at 21 Juli 2017 14:50 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 07 21 205 1741367 lirik-tak-senonoh-pemerintah-malaysia-larang-pemutaran-despacito-di-media-negara-26XG0PgjWJ.jpg Luis Fonsi Ft. Dady Yankee. (Foto: Billboard)

KUALA LUMPUR – Ketika orang-orang di banyak negara tengah dilanda virus Despacito, Pemerintah Malaysia malah melarang peredaran lagu milik Daddy Yankee dan Luis Fonsi itu. Hal ini karena lirik Despacito dinilai terlalu berbau seksual sehingga tidak layak untuk menjadi konsumsi publik.

Larangan mendengarkan Despacito diumumkan Pemerintah Malaysia melalui televisi dan stasiun radio milik negara. “Despacito berisi banyak rujukan dan sindiran seksual. Karena itu, lagu tersebut sangat tidak pantas diputar di media nasional dan dinikmati oleh masyarakat umum, terutama anak-anak,” ujar Menteri Komunikasi Malaysia, Salleh Said Keruak, seperti dilansir dari CNN Money.

Dalam kesempatan lain, Salleh mengatakan, “Despacito tidak akan diputar di stasiun broadcast milik negara, karena kami menerima komplain dari masyarakat. Liriknya tidak pantas untuk didengarkan.”

Pengumuman Salleh itu didukung oleh politisi dari partai Islam Malaysia. Perwakilan dari Partai Amanah Negara misalnya, menyebut Despacito terlalu seksi. Sementara kepala partai perempuan, Atriza Umar, mendeskripsikan lagu berbahasa Spanyol itu sebagai lagu porno yang dapat merusak masyarakat.

Tapi, Salleh menekankan, jika peraturan itu hanya berlaku untuk media-media nasional milik negara. Bagi TV atau radio milik swasta bebas memutar lagu tersebut sesuai kebijakan mereka.

Pencekalan di Malaysia ini tentu tak terbayang oleh Fonsi ketika menulis dan memproduksi lagunya. Dalam sebuah wawancara, Fonsi pernah mengatakan, jika ia membuat Despacito dengan harapan orang-orang akan bergembira dan menari saat mendengar musiknya.

“Aku hanya ingin membuat orang menari dan karena sebuah lagu membawa orang dan budaya bersama, itulah yang membuatku bangga,” tutur Fonsi seperti diberitakan BBC.

Niat baik Fonsi itu sejatinya mendapat respons sangat positif dari orang-orang di penjuru dunia. Lagu yang bermakna ‘pelan’ dalam bahasa Spanyol itu sudah didengarkan 4,6 miliar kali melalui media streaming. Capaian tersebut tentu membuat Fonsi bangga luar biasa.

Streaming adalah penghubung untuk pendengar seluruh dunia dan itu membuat musikku bisa mencapai setiap penjuru planet. Ini benar-benar sebuah kehormatan karena Despacito sekarang menjadi salah satu lagu yang paling sering didengarkan secara streaming,” kata Fonsi.

(SIS)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini