JAKARTA - Vision+ mempersembahkan serial dengan genre yang baru dan berbeda, My Chef in Crime. Drama yang bisa ditonton pada 14 Agustus 2026 nanti, para jajaran pemain itu me-spill keseruan selama di balik layar yang ditemui saat press conference di Lippo Mall Nusantara beberapa waktu lalu.
Pasalnya, dalam serial aksi yang menggambungkan kuliner dan kriminal itu memberikan dunia baru bagi para pemain. Bahkan, beberapa pemain sempat mendapatkan pelatihan memasak bersama chef yang dilakukan oleh beberapa pemain. Salah satunya, sang pemeran utama, Roy Sungkono.
Pemeran sosok Rama itu mengaku ada kebiasaan yang berubah sejak terlibat dalam My Chef in Crime. Berperan sebagai seorang chef, kebiasaan memasaknya juga terbawa hingga ke kehidupan nyata.
Bermula dari ingin mempraktikan yang diajarkan saat workshop, justru menjadi kebiasaan baru baginya.
"Gara-gara series ini aku jadi mulai masak di rumah, karena kadang-kadang kita nggak bisa banyak belajar motong, cuma bisa di kelasnya doang kan. Sekarang di rumah, pagi udah mulai masak, cobain teknik motong ayamnya, ikannya, jadi selain di workshop, dipraktikannya di rumah," katanya.
Sarah Felicia dan Ajeng Fauziiah yang tidak terlalu dekat dengan dunia kuliner pun merasa sangat beruntung bisa mengikuti pelatihan langsung bersama chef. Tak hanya itu, selama proses syuting berlangsung juga mereka berkesempatan untuk mencicipi berbagai hidangan lezat.
Di balik cerita keseruan, beberapa pemain sempat mengalami luka saat proses syuting. Seperti yang dialami Ajeng Fauziiah ketika dirinya melakukan adegan meloncat ke arah tokoh lain.
"Aku pernah (cedera) tapi bukan yang gimana-gimana, karena keteledoran aku sendiri. Waktu itu, aku ada adegan loncat ke Kak Roy," tuturnya.
Jeremie Tobing yang berperan sebagai Bayu, seorang penyidik senior, juga sempat mengalami luka kecil di bagian tubuhnya.
"Aku cedera nggak, paling lecet-lecet dikit karena megang senjata-senjata berat," ungkapnya.
Merasakan keseruan dan ketegangan selama proses syuting, belum lagi dengan pendalaman karakter yang dilakukan, para pemain My Chef in Crime turut terinspirasi dari peran yang dimainkannya.
Sintya Mariska terinspirasi dengan karakter yang dimainkannya, yaitu Detektif Servita atau Vita. Baginya, Vita merupakan sosok inspiratif, mulai dari ketegasannya dan berani melawan ketidakadilan meski dirinya bukan seseorang yang besar.
"Karena dia (Servita) bergerak dengan hati nurani, akhirnya timbul keberanian yang menurut aku luar biasa dan mestinya harus dicontoh sih biar enggak jadi oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab situ ya. Bisa jadi contoh ya, tolong dicontoh Servita ini luar biasa," ujarnya.
My Chef in Crime menceritakan tentang Rama (Roy Sungkono), seorang chef berbakat yang mendadak dituduh sebagai tersangka utama atas kasus kematian misterius yang menimpa rival lamanya.
Rama pun tak tinggal diam. Dia melakukan investigasi tak biasa dengan memanfaatkan keahlian kulinernya. Aksi yang dilakukannya demi membersihkan nama baiknya dan mencari pelaku sebenarnya.
Sontak, aksinya itu menarik perhatian Detektif Vita (Sintya Marisca), mantan kekasih Rama yang juga ditugaskan menangani kasus tersebut. Keduanya pun bekerja sama, menyusun petunjuk dari balik bumbu, teknik memasak, hingga cara menyajikan hidangan. Dari situlah, mereka tanpa sengaja membongkar konspirasi besar yang tak terduga, termasuk rahasia kelam keluarga.
Disutradari Sondang Pratama, My Chef in Crime mencoba memberikan perspektif baru mengenai kuliner. Dalam drama ini, dapur bukan hanya sebagai latar cerita, tetapi juga bagian penting dari proses penyelidikan.
Drama ini meracik konflik keluarga dan romansa slow-burn, dengan bumbu humor dalam satu sajian tontonan yang bakal bikin para penonton berkesan di setiap episodenya.
Nantinya, series dengan delapan episode itu akan menyajikan hidangan Nusantara yang berbeda-beda.
Dalam perjalanan mencari pelaku sebenarnya, penonton juga disebut akan menjumpai cita rasa yang tak terduga atau plot twist.
"Kamu bakal senang, marah, nangis, jadi satu. Dan, kamu akan lapar, guys!" tutur Jeremie.
My Chef in Crime bisa ditonton di Vision+ mulai 14 Agustus 2026, catat tanggalnya!
(ant)