JAKARTA - Aktor kenamaan Dimas Aditya membagikan pengalaman mengejutkan saat menjalani proses syuting film terbarunya, Juminten Edan. Dia mengaku berhadapan langsung dengan realitas pahit di lokasi syuting yang berkaitan dengan tema film tersebut, yakni praktik pasung.
Dia mengungkapkan bahwa suasana mencekam di lokasi syuting bukan berasal dari gangguan mistis, melainkan dari suara teriakan manusia yang dipasung sungguhan di sebuah rumah tepat di sebelah lokasi mereka bekerja.
Hal ini sempat membuatnya terkejut dan bertanya-tanya mengenai relevansi praktik tersebut di zaman modern.
"Itu di lokasi kita syuting ada yang dipasung, jadi menurut gue ya ini relate. Tapi kayak bikin bertanya-tanya, tiba-tiba pas kita lagi di lokasi, 'beneran Bos itu ada yang dipasung di rumah sebelah gitu'. Jadi hampir tiap malam dia teriak-teriak," ujar Dimas Aditya saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan baru-baru ini.
Aktor berusia 41 tahun itu menceritakan emosi yang keluar dari balik tembok rumah tersebut sangat beragam dan menyayat hati, mulai dari suara tertawa hingga tangisan minta tolong terdengar jelas setiap malam. Kejadian ini pun memberikan ambience nyata sekaligus menyedihkan bagi para kru dan pemain.